
Mari bersedekah Melalui Dompet Dhuafa
Sedekah adalah mengeluarkan harta yang pokok. mencakup zakat dan non-zakatSeringkali, kita melihat berkat dalam hidup kita sebagai hal yang biasa: sepiring makanan hangat di meja, malam yang nyenyak tanpa suara perut yang keroncongan, atau senyum anak-anak yang bisa belajar tanpa cemas besok harus putus sekolah.
Namun, di sudut lain, ada seorang ibu yang harus membagi satu porsi makanan untuk tiga anaknya. Ada seorang ayah yang menatap langit malam, berharap esok hari ada keajaiban yang bisa ia bawa pulang untuk keluarga.
Mereka bukan sekadar angka statistik. Mereka adalah kita, yang kebetulan sedang diuji dengan garis takdir yang berbeda.
Mengapa Sedekah Anda Begitu Berarti?
Sedekah bukan tentang seberapa besar nominal yang Anda keluarkan, melainkan tentang seberapa besar cinta dan kepedulian yang ikut mengalir di dalamnya. Ketika Anda menyisihkan sebagian rezeki, Anda sedang mengirimkan pesan kuat kepada mereka: "Kamu didengar, kamu dilihat, dan kamu tidak sendirian."
Mari lupakan sejenak jarak dan perbedaan. Mari kembali pada hakikat kita sebagai manusia: saling menjaga dan saling menguatkan. Satu klik dari Anda hari ini bisa mengubah jalannya hari seseorang esok pagi.
“Tangan yang memberi tidak akan pernah kekurangan, dan hati yang berbagi akan selalu menemukan kedamaian.”
Klik SEDEKAH SEKARANG!
Ramadan tahun ini, kebaikan Anda telah sampai
Ramadan tahun ini, kebaikan Sahabat telah sampai…
menyapa mereka yang sangat membutuhkan.
Salah satunya adalah Bapak Chaerudin, 55 tahun.
Seorang ayah dari 5 anak yang masih sekolah, yang setiap hari berjuang menjajakan es krim keliling.
Namun, berkat kepedulian Sahabat…
cerita itu berubah.
Dengan mata berkaca-kaca, beliau hanya mampu berkata,
“Alhamdulillah… terima kasih banyak.”
Masih banyak keluarga lain yang menanti uluran tangan kita…
Mari lanjutkan kebaikan ini.
Mari bersedekah kembali, agar semakin banyak yang terbantu.
Ayah.... Ibu.... Kami Pulang 🥹
Hari bahagia dan paling ditunggu-tunggu itu pun akhirnya tiba..... Mudik.

Bertahun-tahun hidup di perantauan, bukan perkara mudah bagi seseorang untuk pulang ke kampung halaman, terlebih saat lebaran tiba namun uang belum cukup untuk ongkos pulang.
Satu di antara mereka adalah Pak Wagito, seorang pedagang mie ayam bakso asal Wonogiri yang sudah bertahun-tahun tidak bisa pulang kampung karena keterbatasan biaya.

"Saya senang sekali akhirnya bisa mudik. Ibu sudah ga ada (meninggal dunia) tahun lalu, jadi saya sangat ingin mudik untuk kumpul dengan bapak dan saudara-saudara", ungkapnya dengan haru dan bahagia.

Alhamdulillah, bersama kedermawanan Anda di Ramadan tahun ini, sebanyak 15 bus diberangkatkan untuk mengantar 750 pemudik ke kampung halaman dengan tujuan Purwokerto, Yogyakarta, Solo, Semarang, Ponorogo, Surabaya, hingga Lampung.
Haru dan bahagia pun menjadi satu, Terima kasih Bapak/Ibu.

Saat ini Ramadan sudah hampir tiba di penghujung waktunya. Mari lanjutkan kebaikan bantu mereka yang membutuhkan dengan tunaikan Zakat Fitrah di Dompet Dhuafa.

Mari sempurnakan Ramadan dengan tunaikan Zakat Fitrah dan bahagiakan mereka yang membutuhkan, klik Zakat Sekarang
Lengannya Tak Sempurna, Namun Tekadnya Besar untuk Keluarga
Delapan tahun lalu, kecelakan kerja telah merenggut lengan kanan Pak Parjono. Dunianya hampir runtuh, pikirannya kalut. Namun semangat dan tekad besarnya untuk keluarga, memantapkan hatinya untuk tidak menyerah.
Demi menafkahi istri dan anak-anaknya, beliau banting stir dari seorang pekerja menjadi pedagang ayam geprek di kawasan Pasadena, Ngaliyan, Semarang.

Hari-harinya tak selalu indah. Kadang kala harus pulang ke rumah dengan uang seadanya karena ayam gepreknya tak laku semua. Tak ayal, sesekali keinginan menyerah terbersit di hatinya.
Namun alhamdulillah, pada Selasa 3 Maret 2026, ayam geprek Pak Parjono habis diborong orang baik, salah satunya Anda.

Melalui Program Borong Dagangan UMKM di bulan Ramadan, ayam geprek Pak Parjono diborong dan dibagikan kepada warga sekitar untuk berbuka puasa.

Awalnya tak menyangka, namun hatinya sangat gembira karena hari itu semua ayam gepreknya habis dan bisa pulang ke rumah dengan lega.
Terima kasih Bapak/Ibu. Terima kasih telah jadi jembatan kebaikan untuk Pak Parjono dan keluarga.

Saat ini Ramadan sudah tiba di pertengahan, yuk maksimalkan sisa waktu terbaik di bulan Ramadan dengan bahagiakan banyak pedangan kecil lainnya dengan klik SEDEKAH SEKARANG untuk borong dagangan UMKM
Parsel Ramadanmu Telah Tiba di Pengungsian Sumatera
Di tengah teriknya panas, hingga hari ini warga masih bertahan hidup di tenda-tenda pengungsian. Rumah belum bisa ditempati. Namun Ramadan tetap mereka jalani dengan penuh kesabaran.
Namun perjuangan belum selesai.
Masih banyak keluarga penyintas yang bertahan di pengungsian dan membutuhkan dukungan pangan untuk menjalani Ramadan dengan layak.
Mari terus bersama mereka.
Mari lanjutkan kebaikan ini.
Happy Ramadan Mubarak, Ahlan ya Ramadan!
Ada syukur yang tak selalu bisa dijelaskan, saat Allah kembali mempertemukan kita dengan Ramadan 1447 H. Bulan ketika rahmat diluaskan dan setiap kebaikan dilipatgandakan.
Namun, di tengah keberkahan ini, tak semua saudara kita merasakan hal yang sama. Harga kebutuhan hidup terus meningkat, saudara kita di Sumatera masih berjuang pasca bencana, dan Palestina pun masih membutuhkan kepedulian kita.
Ramadan adalah momentum menghidupkan kalcer kebaikan. Melalui program Ramadan 1447 H, Dompet Dhuafa mengajak Bapak/Ibu menghadirkan harapan melalui zakat, sedekah, dan berbagi untuk mereka yang membutuhkan.
Selamat menunaikan ibadah puasa sambil ambil peran untuk wujudkan kemuliaan Ramadan bersama Dompet Dhuafa.
PROGRAM KEBAIKAN RAMADAN!
Ayo Sahabat jadilah bagian dari kebaikan ini! Mari berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan dengan sedekah terbaikmu. Klik tombol di bawah ini untuk berdonasi sekarang!
Keji, Ratusan Mayat Dibakar Demi Tutupi Genosida!
Lebih dari tiga pekan pasca El-Fasher jatuh ke tangan milisi RSF, kekejian terus berlanjut.

Jaringan Dokter Sudan menyebutkan ratusan mayat dengan sengaja dibakar dan dikubur massal demi menghilangkan jejak genosida.
Sementara itu, Jurnalis Al Jazeera, Hiba Morgan melaporkan ratusan orang berbondong-bondong kabur menuju Al-Dabbah untuk mendapatkan kehidupan lebih baik, namun banyak di antara mereka meninggal dunia di perjalanan karena kekurangan gizi dan terkena luka tembak.

Hingga saat ini Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) melaporkan sebanyak 82 ribu penduduk El-Fasher telah melarikan diri ke kerbagai wilaya seperti Tawila, Deba, hingga Darfur Timur untuk menyelamatkan diri, namun kurangnya pasokan makanan dan kejamnya milisi RSF jadi ancaman nyata yang menghantui langkah mereka.

Sahabat, Sudan memang bukan Palestina, namun tak pernah ada pembenaran atas pembantaian keji terhadap masyarakat sipil yang menjadi korban kekejaman militer.
Atas nama kemanusiaan, ayo bantu Sudan sekarang! Klik DONASI SEKARANG
TOLONG! DARURAT KEMANUSIAAN DI SUDAN

Assalamualaikum Bapak/Ibu, Sudan kembali memerah oleh darah dan air mata.
Lebih dari 40.000 jiwa melayang, dan sekitar 1,2 juta warga bertahan hidup hanya dengan pakan ternak setelah pasukan paramiliter RSF mengepung kota El-Fasher selama 18 bulan.
Sejak El-Fasher jatuh pada 26 Oktober 2025:
> 1.500-2.000 warga meninggal dunia.
> 26.000 mengungsi ke Tawila.
> 177.000 jiwa masih terjebak tanpa akses makanan dan obat-obatan.
El-Fasher berubah jadi neraka bagi ratusan ribu warga yang terperangkap. Anak-anak kelaparan, ibu kehilangan anak, tubuh-tubuh tak berdosa bergelimpangan tanpa bantuan.
Mereka butuh makanan, obat-obatan, dan uluran tangan kita sebelum lebih banyak jiwa melayang. Ayo bantu Sudan dengan klik BANTU SEKARANG
75 Ibu Rumah Tangga dan Lansia Terima Sembako
Siang itu, Jumat (29/8/2025), sebanyak 75 ibu rumah tangga dan lansia berkumpul di Mushola At Taqwa, Kampung Pintu Air, Bekasi.
Mereka datang dengan wajah penuh harap, sebagian menggandeng cucu kecil, sebagian lagi masih menyeka peluh setelah berjalan kaki cukup jauh. Di tengah hiruk-pikuk kabar tentang aksi unjuk rasa di berbagai daerah, ada kisah-kisah sunyi yang sering luput dari perhatian. Mereka adalah para pejuang keluarga—perempuan tangguh yang setiap hari memikul beban ekonomi sekaligus menjaga rumah tangga.
Dengan berjualan gas elpiji dan isi ulang galon, ia bertahan hidup. Keuntungan kecil, hanya Rp2.000–Rp3.000 per tabung, ia syukuri demi makan sehari-hari dan biaya sekolah anak-anaknya.
Klik Sedekah Sekarang untuk membantu menyediakan sembako bagi lansia, janda, dan dhuafa.
Ketika Rudal Datang, Ambulans Datang Menyelamatkan
Selasa, 15 Juli 2025, empat rudal menghantam kamp tenda pengungsian di barat Kota Gaza. Tujuh warga Palestina gugur, puluhan lainnya terluka.
Tangisan anak-anak, jeritan ibu yang kehilangan, dan debu kehancuran memenuhi udara.

Padahal, mereka sudah mengungsi… mengikuti perintah militer Z*onis.
Namun, maut tetap datang, bahkan di tempat berlindung terakhir.
Astagfirullah....
Apakah ini cara halus *srael untuk menggusur rakyat Palestina demi proyek yang mereka sebut “Zona Kemanusiaan”?
Nyatanya, semua ini terasa seperti pengusiran paksa yang dibungkus propaganda. Sahabat, terasa menyesakan hati bukan?

Hanya satu suara yang dinanti: sirine ambulans.
Korban terus bertambah. Evakuasi harus terus berjalan.
Gaza butuh kita. Palestina butuhmu.
Ayo, Hadirkan Ambulans berikutnya untuk Palestina. Dengan wakaf ambulans, kita hadir bukan hanya membawa kendaraan
tapi juga membawa cinta, solidaritas, dan keberpihakan.
Klik Ambulans Palestina Sekarang, dan jadilah bagian dari perjuangan kemanusiaan Palestina.
Lewat sedekahmu, anak yatim seperti Nadila bisa terus sekolah.

"Kamu yakin mau jadi dokter? biaya selama Pendidikan Dokter itu mahal lo. ibumu hanya bekerja sebagai ibu rumah tangga, coba dipikir-pikir lagi."
Kata beberapa orang yang mendengar saat Nadila bercita-cita ingin menjadi dokter. Mendengar itu, hari Nadila tentu tersayat.
"Apakah seorang anak yatim tidak bisa menjadi dokter?"

Setelah bersungguh-sungguh dan giat belajar. Alhhmdulillah takdir menemukan Nadilla dengan program Youth Ekselensia Scholarship (YES). Beasiswa Yatim Dompet Dhuafa. Di program ini Nadila bukan hanya dibantu secara finansial. api juga mendapat pembinaan karakter, kepemimpinan, hingga pelatihan akademik dan spiritual. Ia belajar membaca Al-Qur’an dengan baik, mengasah keterampilan public speaking.


MasyaAllah, begitu manfaat dari sedekah Sahabat. Nadila adalah butkti bahwa sedekah Sahabat bisa mengubah hidup.
Mari Sahabat, di penghujungan Jumat Berkah teruskan kebaikan ini. Memuliakan Yatim dengan Beasiswa. agar makin banyak Nadila-Nadila lain yang bisa bangkit, bermimpi dan membukti diri. Klik Beasiswa Yatim Sekarang bantu yatim raih citanya.
Hadiah Kecil, Arti Besar untuk Langkah Kaki Kecil Alifa
“Kalau ke sekolah jalan, dengan kondisi kaki seperti ini dia harus jalan ke sekolah dari jam enam pagi,” ungkap Ibu Apih, ibunda Alifa.
Di luar sana, masih banyak teman-teman disabilitas lain yang tengah berjuang.
"Barangsiapa yang memudahkan urusan orang lain, niscaya Allah akan memudahkan urusannya di dunia dan akhirat" (HR. Muslim).
KLIK BERI HADIAH UNTUK TEMAN DISABILITAS untuk bantu memudahkan hidup para difabel lainnya
300 Porsi Makanan Hangat untuk Penyintas Kebakaran di Idul Adha
Hari Raya Idul Adha seharusnya menjadi momen penuh kebahagiaan. Namun, bagi ribuan warga Penjaringan, Jakarta Utara, hari itu berubah menjadi tragedi.
Kebakaran hebat yang terjadi tepat di Hari Raya melalap habis sekitar 480 rumah, membuat 800 kepala keluarga dan 3.200 jiwa harus mengungsi dengan pilu.
Sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat terhadap musibah ini, Dompet Dhuafa menerjunkan tim Darling (Dapur Keliling) pada Minggu, 8 Juni ke lokasi bencana.
Di bulan Zulhijah ini, mari Sahabat terus bersamai kami di Jumat berkah untuk terus berbagi memberikan harapan untuk saudara kita yang membutuhkan.
Klik Sedekah Jumat Sekarang untuk terus berbagi dan berkontribusi untuk umat di hari Jumat.
Korban Terus Bertambah, Myanmar Butuh Bantuan Kita Segera!
Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh Bapak/Ibu
Dahsyatnya gempa Myanmar telah merenggut lebih dari 1.600 nyawa saudara kita di Mandalay, termasuk 20 saudara muslim yang syahid saat melaksanakan shalat Jumat di Masjid Shwe Pho Shing, Mandalay.

Saat ini upaya penyelamatan dan bantuan internasional terus digencarkan, termasuk menggali reruntuhan dengan tangan kosong karena minimnya alat evakuasi.

Kondisi semakin memilukan karena upaya bantuan belum bisa mencapai titik lebih parah akibat rusaknya jalan utama penghubung Yagon, Ibukota Naypyidaw dan Mandalay.

Myanmar butuh bantuan kita segera!
Atas nama kemanusiaan dan kemuliaan penghujung Ramadan, ayo satukan solidaritas bantu terdampak gempa Myanmar dengan klik DONASI SEKARANG
Jumat Terakhir di Bulan Ramadan: Kesempatan Emas Menuju Keberkahan!
Bapak/Ibu, hari ini kita tiba di Jumat terakhir di bulan Ramadan—momen yang begitu berharga, penuh ampunan, dan sarat keberkahan. Ini adalah kesempatan emas untuk memperbanyak ibadah, sedekah, dan doa sebelum Ramadan meninggalkan kita.
Di hari istimewa ini, jangan lewatkan peluang menunaikan zakat dan berbagi untuk saudara-saudara kita di Palestina. Mereka masih berjuang di tengah keterbatasan, membutuhkan uluran tangan kita untuk bertahan hidup.
Melalui Zakat Karavan Palestina, mari hadirkan makanan, kebutuhan pokok, serta bantuan kemanusiaan bagi mereka yang terdampak.
📖 Rasulullah ﷺ bersabda:
"Sedekah di hari Jumat lebih utama dibanding sedekah di hari lainnya." (HR. Abu Dawud)
💛 Jadikan Jumat terakhir ini penuh makna!
Tunaikan zakat terbaikmu sekarang, agar keberkahan Ramadan terus mengalir meski bulan suci berlalu.
Kesempatan Terbatas! Tabung Pahala di Waktu Spesial Akhir Ramadan

Membersamai ribuan jamaah itikaf di masjid, kami mengajak Bapak/Ibu untuk memaksimalkan pahala Ramadan dengan berbagi sahur dan buka puasa untuk jamaah itikaf dan mereka yang membutuhkan.

Parsel Ramadanmu Diterima Anak-anak Yatim Berkebutuhan Khusus
Ramadan menjadi momen untuk perbanyak amalan dan setiap orang berhak mendapat kebahagiaan, termasuk anak-anak yatim berkebutuhan khusus
Alhamdulillah melalui program Parsel Ramadan, Dompet Dhuafa berkolaborasi dengan Yayasan Nurul Hikmah berhasil menyalurkan parsel tersebut ke 50 anak yatim berkebutuhan khusus



Sahabat mari membersamai kami dalam kebaikan di bulan Ramadan ini, insya Allah setiap kebaikan Ramadan ini mendapatkan amal jariah. Aamiin. Klik Sedekah Sekarang
Ramadan ini Hadiah Kaki Baru untuk Marliyani
Pernahkah Anda membayangkan betapa sulitnya menjalani hari-hari tanpa kaki? Itulah yang dialami Ibu Marliyani, seorang ibu tangguh dengan dua anak, yang harus berjuang setelah kakinya diamputasi.
Suatu pagi, kami mengunjungi kediaman Ibu Marliyani. Senyum lebarnya menyambut kami, sebuah senyum yang telah lama dirindukannya.

Sebelumnya, Ibu Marliyani kesulitan bergerak. Terkadang, ia terpeleset saat berjalan di turunan curam. Anaknya, Sharah, seringkali harus absen sekolah untuk membantu ibunya. Di tengah keterbatasan, semangatnya tak pernah padam.

Mari terus lanjutkan kebaikan ini, apalagi kebaikan Ramadan yang berlipatganda. Klik Sedekah Sekarang untuk terus membersamai kebaikan ini.
Jumat Kedua Ramadan! Muliakan Yatim, Raih Kemuliaan Bersama Rasulullah!

Di tanggal 5 Februari 2025, Dompet Dhuafa di Supermal Karawaci memberikan ruang bagi anak-anak yatim untuk memilih sendiri barang-barang yang mereka butuhkan dan impikan. Dari baju baru, sepatu, tas sekolah, hingga cemilan favorit, mereka bebas menikmati hari istimewa ini.

Tak hanya itu, kebahagiaan semakin lengkap dengan sesi nonton bareng film Jumbo dari Visinema Studio, yang memberikan pesan inspiratif bagi mereka.

"Hari ini senang banget, karena bisa beli barang-barang sendiri dan diajak jalan-jalan. Aku, kakak, dan adik bisa beli baju dan tas buat sekolah. Terima kasih donatur Dompet Dhuafa Tadi juga seru banget nonton Jumbo!" ujar Azka dengan penuh kebahagiaan.
Terima kasih kepada seluruh Sahabat yang telah berkontribusi, karena setiap kebaikan yang diberikan telah menghadirkan kebahagiaan yang tak ternilai bagi mereka.
Mari terus menjadi bagian dari cerita kebahagiaan ini. Ramadan masih berjalan, masih banyak anak yatim yang bisa kita bahagiakan bersama.💛
Klik Muliakan Yatim Sekarang ini menjadi kebaikan yatim selama Bulan Ramadan.
Dari Bakti kepada Ibu, Raih Inspirasi untuk Mendapatkan Beasiswa

Ilham, remaja kelahiran Yogyakarta sejak tahun 2020 lalu, ayah tercintanya meninggal dunia. Peristiwa ini mengguncang kehidupannya. Di mana tulang punggung ekonomi keluarga telah tiada.
Ia memang bisa menyelesaikan Sekolah Menengah Atas (SMA). Tapi berat baginnya jika harus memaksakan melanjutkan kuliah, karena kondisi ekonomi keluarga tidaklah baik sejak ayahnya meninggal.

"Kadang saya untuk hidup dua haritiga hari lagi tuh, pake uang apa aja belum terpikirkan," ungkah Ibu Ilham lirih.

Program YES (Youth Ekselensia School), program ini menerapkan kurikulum pendampingan intensif dan juga memberikan bantuan biaya pendidikan hingga tuntas. Ilham mendapatkan pendampingan agar mampu melanjutkan pendidikan tinggi negeri terbaik.
Saat ini program YES baru berjalan di daerah Sumatera Utara, Sumatera Barat, DI Yogyakarta dan Jawa Timur, mohon doanya agar bisa menjangkau anak-anak Yatim di seluruh Indonesia.
Sungguh sedekah yatim Sahabat terbangkan cita-cita yatim setinggi langit. Klik Lanjutkan Sedekah Yatim Sekarang untuk memuliakannya dan raih keutamaan menjadi teman dekat Rasulullah di surga.
Bantuan Kursi Roda Sejahterakan Penyandang Disabilitas dan Lansia
Dompet Dhuafa melalui Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) berkolaborasi dengan Ikatan Pekerja Masyarakat (IPSM) dan Dinas Sosial Kabupaten Bogor, kembali menyalurkan zakat produktif berupa 22 kursi roda dan 9 alat bantu jalan untuk para penyandang disabilitas dan lansia, di tujuh desa yang berada di Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor pada Selasa (14/1/2025).

Proses penyerahan bantuan sebelumnya diawali dengan asesmen kepada para penerima manfaat, sehingga diharapkan kursi roda alat bantu ini benar-benar tepat guna sasaran.

Emong (84), salah satu penerima manfaat, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan ini. Selama ini, Emong hanya mengandalkan tongkat kayu untuk berjalan.
“Saya jalan kaki sekarang susah, hanya pakai tongkat kayu. Terima kasih banyak, saya sangat bersyukur. Alhamdulillah, biar manfaat ku bapak dipakai. Mudah-mudahan dibalas oleh Allah Swt,” tuturnya penuh haru.
Dompet Dhuafa terus berkomitmen untuk memberikan bantuan yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti disabilitas dan lansia. Semoga langkah ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk turut serta dalam aksi kepedulian sosial.
Terima kasih sahabat karena telah membersamai kami dalam kebaikan ini. Semoga kebaikan yang telah ditunaikan melalui sedekah ini, berbuah amal jariah dan dicatat dalam amal kebaikan ini.
Mari terus lanjutkan kebaikan ini dengan Klik Donasi Sekarang.
Khitan Massal & Layanan Kesehatan Gratis di Samosir
Sebuah pagi yang cerah di Kabupaten Samosir, suara riang anak-anak menggema di halaman Masjid Al Hasanah. Mereka datang dengan penuh semangat, didampingi orang tua yang tak henti mengucap syukur. Hari itu, Ahad, 22 Desember 2024, menjadi momen bersejarah bagi mereka. Bersama Dompet Dhuafa dan RSU Sufina Aziz, bersiap memberikan layanan kesehatan gratis dan khitan massal untuk dhuafa.

Sebanyak 30 anak berani melangkah untuk dikhitan, sementara 50 warga dewasa menjalani pemeriksaan kesehatan. Di balik senyum mereka, ada cerita perjuangan. Ada yang telah lama menanti kesempatan ini, ada pula yang datang dari kecamatan lain demi mendapatkan pelayanan medis berkualitas yang selama ini sulit dijangkau.

Setiap anak yang telah dikhitan menerima bingkisan school kit berisi tas, buku, alat tulis, kain sarung, dan Al-Qur’an. Bagi mereka, ini bukan sekadar hadiah, melainkan simbol semangat baru untuk melangkah ke masa depan dengan lebih percaya diri walaupun dengan kondisi kekurangan.
Sedekah Subuh sahabat telah membersamai mereka, mari Sahabat kita terus bersamai mereka dalam kebaikan ini. Klik Sedekah Sekarang untuk terus mendukung dan menyebarkan kebaikan kepada para dhuafa di seluruh Indonesia.
Alhamdulillah ya Allah, Air Bersih untuk Gaza Tiba!

Krisis air bersih yang melanda Gaza, Palestina, terus memaksa ribuan jiwa berjuang untuk bertahan hidup. Di tengah situasi ini, Alhamdulillah air bersih layak minum telah sampai di Khan Younis, Gaza.

Melalui Program Emergency Water Distribution, selama 7 hari berturut-turut, kami mendistribusikan air bersih di 5 titik utama di Khan Younis. Setiap harinya, bantuan ini telah menjangkau hingga 4.000 jiwa, memberikan harapan bagi total 20.000 penerima manfaat.

“Anak-anak hingga dewasa beramai-ramai mengantre untuk mendapatkan air bersih. Bahkan seorang anak Gaza tersenyum sambil meneguk air yang telah lama mereka rindukan,” kesaksian tim di lapangan.
Setiap tetes air yang Sahabar berikan adalah kehidupan bagi mereka yang kehilangan akses terhadap kebutuhan dasar ini.
Mari teruskan solidaritas kita untuk saudara-saudara di Gaza. Tetap bersama kami untuk dampingi saudara kita di Palestina dengan Klik Sedekah Air untuk Gaza.
Hadiah yang kita berikan akan menjadi pelita bagi mereka
Jumat pagi itu, suasana di Yayasan Hidayah Bangun Indonesia terasa hangat dan penuh haru. Anak-anak panti berkumpul, menanti dengan antusias untuk menerima Kado Yatim dari Donatur Dompet Dhuafa.

Di antara kerumunan itu, tampak Ilham, Iqbal, dan Putri—tiga bersaudara yang menjalani hidup penuh tantangan. Mereka terpaksa tinggal di panti karena kehidupan tak berpihak mudah bagi mereka. Sang ibu, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Dubai, bekerja keras demi menghidupi anak-anaknya, sementara sang ayah telah berpulang sejak lama.
Putri, si bungsu, dengan polosnya berkata, “Aku belum ketemu mama lagi, mama di Dubai, Arab kerjanya masak, kerja buat aku jajan.” Kata-kata sederhana itu menyimpan kerinduan mendalam akan kasih sayang yang jauh di sana. Saat ini Putri sedang belajar di Bimbingan Belajar Minat Baca Anak (BIMBA), sementara Iqbal bersekolah di kelas 1 SD. Kakak sulungnya, Ilham, yang seharusnya berada di kelas 4 SD, harus mengulang pendidikan di BIMBA karena kondisi kesehatannya.

Saat tim Kami datang dengan kado-kado kecil, terlihat senyum cerah di wajah anak-anak panti, bukan karena barang yang mereka terima, tetapi karena perhatian dan kasih sayang yang turut hadir bersama kado tersebut. Di momen itu, mereka tidak merasa sendiri.

Untuk Sahabat yang ingin menjadi bagian dari kebahagiaan ini, mari bersama-sama memberikan kado bagi mereka yang membutuhkan. Klik Sedekah Sekarang untuk memuliakan anak-anak yatim.
Hadiah yang kita berikan akan menjadi pelita, membawa harapan baru bagi mereka yang paling membutuhkan.
Yuk, Traktir Makan Saudaramu dan Bantu Saudara yang Membutuhkan!

Kita semua tahu bahwa masih banyak saudara kita yang kesulitan mendapatkan makanan layak setiap harinya. Di lapangan, tim kami sering menyaksikan para pemulung dan tukang becak di Semarang terpaksa mencari makanan dari tempat sampah.

Pada Jumat, 30 Agustus 2024, Dompet Dhuafa membagikan 300 paket makanan siap saji kepada lansia, yatim, tukang becak, kuli panggul, dan warga binaan di Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang.

Dengan begitu, para lapas perempuan tidak hanya bisa berkontribusi positif, tetapi juga mengembangkan keterampilan dalam bidang kuliner.
Program ini hadir secara rutin setiap Jumat untuk meringankan beban mereka yang membutuhkan. Setiap kontribusi kecil dari Anda bisa membawa dampak besar bagi mereka yang hidup dalam keterbatasan.
Mari Bersama-sama Traktir Makan Saudaramu!
Mari Sahabat, bersama kita hadirkan makanan bernutrisi bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Salurkan Sedekah Jumat dan Klik Sedekah Sekarang untuk membantu mereka mendapatkan makanan yang layak.
Air Bersih untuk Gunungkidul – Langkah Kecil, Dampak Besar!

Setiap musim kemarau, warga di sana selalu kesulitan mendapatkan air bersih. Mereka terpaksa mengandalkan bantuan air dari tangki yang jumlahnya terbatas. Namun, kondisi tersebut kini mulai berubah.

Air dari sumur bor utama kini bisa dinikmati langsung dari rumah mereka, 24 jam sehari!
Joko Trisnanto, Ketua RT 6 Dusun Jurangjero, menyampaikan rasa syukurnya:
“Setiap musim kemarau, masalah air bersih selalu menjadi momok bagi kami. Alhamdulillah, sekarang kami bisa menikmati air bersih di rumah berkat pipanisasi, semoga Allah memberikan pahala mengalir untuk para donatur.

Program pipanisasi ini tak hanya menyediakan air bersih, tetapi juga membuka jalan bagi berbagai kebaikan sosial lainnya. Kas warga dari iuran pemeliharaan pipanisasi akan digunakan untuk membantu kebutuhan warga, seperti bantuan bagi petani atau warga yang sakit.
Krisis air masih melanda sebagian wilayah Yogyakarta. Dompet Dhuafa bersama DMC (Dissaster Menegement Center) telah menyalurkan 33 tangki air bersih (165.000 liter) ke daerah terdampak seperti Purwosari, Gedangsari, Ngawen, dan Imogiri.
Mari Sahabat bersamai kembali dalam program ini. Dukungan Kamu sangat berarti untuk terus membantu mereka dan menghadirkan solusi jangka panjang seperti pipanisasi.
Sedekah Air Sekarang untuk bantu lebih banyak wilayah yang terdampak kekeringan!

Lihat Betapa Bahagianya Adam Bisa Ikut Belanja Bareng Yatim!
Kami dengan penuh syukur ingin berbagi cerita bahagia dari program Belanja Bareng Yatim yang telah berlangsung pada hari Sabtu, 27 Juli 2024, di Lulu Hypermarket, BSD. Program ini diadakan oleh Dompet Dhuafa sebagai bentuk kepedulian dan semangat berbagi kepada anak-anak yatim di bulan Muharam, bulan yang penuh berkah dalam Islam.

Salah satu kisah yang mengharukan adalah dari Adam, seorang siswa kelas 6 SD yang menggunakan kesempatan ini untuk membeli Al-Qur’an baru. Pilihannya ini sangat istimewa, berbeda dari anak-anak lainnya yang lebih memilih mainan atau pakaian. Al-Qur’an miliknya yang lama sudah rusak, dan Adam ingin tetap bisa mengaji dan mendoakan ayahnya yang telah berpulang dua tahun lalu.

Dengan penuh kegembiraan, ia berbagi bahwa dirinya sudah sampai pada juz 9 dan rajin mengaji untuk mendoakan ayahnya agar diberikan tempat terbaik di surga.
Selain Al-Qur’an, Adam juga memberikan hadiah berupa sembako untuk ibunya, menunjukkan rasa sayang dan tanggung jawabnya yang luar biasa meski masih sangat muda.

Mari, bersama kita bahagiakan lebih banyak anak yatim di bulan-bulan berikutnya. Klik Sedekah Yatim Sekarang.
Khitan Massal: Membawa Senyum Ceria di Bulan Muharram
Di Bulan Muharram 1446 Hijriah lalu, kami ingin berbagi kisah haru dari program Khitan Massal yang diselenggarakan oleh Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) Dompet Dhuafa di Gor Galuh Pakuan, Majalengka.

Alfatih Gaida Purnama, seorang anak berusia tujuh tahun, menangis tersedu-sedu melawan rasa takutnya jelang dikhitan. Syukurnya, Gaida ditemani oleh sang ayah di saat yang menegangkan ini, dan dengan dukungan dari tim LKC, proses khitan berjalan dengan baik.

Gaida tidak sendirian. Sebanyak 46 anak yatim dan dhuafa lainnya juga mendapatkan manfaat dari program ini. Selain khitan gratis, mereka menerima paket alat sekolah, sertifikat, obat-obatan, dan santunan.

Fadly, ayah dari Gaida, yang hidup pas-pasan dan sehari-hari berjualan sayur ketupat, merasa sangat terbantu dengan adanya fasilitas khitan gratis ini. Bahkan, ia menutup dagangannya demi mendampingi sang anak menjalani khitan. Bersama istrinya, mereka menempuh perjalanan selama 30 menit menuju lokasi. Alhamdulillah, mereka kini merasakan lega dan bahagia.
Terima kasih atas dukungan Sahabat yang telah menjadi pahlawan bagi mereka. Berkat bantuan Sahabat, mereka bisa menunaikan salah satu sunah fitrah yang sangat dianjurkan.
Mari, Sahabat, kita terus bersamai mereka dalam kebaikan ini. Klik Sedekah Sekarang untuk terus mendukung dan menyebarkan kebaikan bersama.
Lihat Bagaimana 30 Anak Yatim Menghabiskan Hari yang Tak Terlupakan!
Sahabat, kami ingin berbagi kebahagiaan dari kegiatan Yatim Muharram 1446 Hijriah yang telah dilaksanakan dengan penuh keceriaan dan kebaikan. Sebanyak 30 anak yatim dari panti asuhan Darul Fattah untuk mengikuti rangkaian acara yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa Lampung.

"Makasih ya kak, aku seneng banget hari ini udah liat gajah, harimau dan juga belanja," ucap Faqih (7), salah satu peserta kegiatan.

Anak-anak diajak untuk belajar sambil bermain di Taman Satwa Lembah Hijau, di mana mereka mendapatkan edukasi tentang berbagai macam hewan, menyaksikan atraksi satwa burung, berang-berang, dan hewan lainnya. Antusiasme mereka terpancar saat melihat gajah dan harimau dari dekat.

Klik Sedekah Yatim Sekarang untuk terus melanjutkan kebaikan memuliakan anak yatim
Cie-cie abis gajian, bagi-bagi happy buat anak-anak yatim yuk!
Apa kabar Sahabat? Semoga kamu lagi happy dan semangat menjalani hari-hari ya.
Kali ini, Dompet Dhuafa ingin mengajak Sahabat untuk berbagi kebahagiaan dengan cara yang sangat sederhana tapi berarti besar.
Sudah gajian kan? Yuk, sisihkan sedikit rezekimu untuk membantu anak-anak yatim yang membutuhkan.

Ribuan anak yatim banyak yang hidup seadanya. Hidup dalam keterbatasan dan tak bisa nikmati kesenangan atau hiburan seperti anak-anak lainnya. Oleh karenanya, di momen Lebaran Yatim Muharram 1446 H, Dompet Dhuafa menginisiasi kegiatan RAGAM KEBAIKAN YATIM NUSANTARA dalam rangka menyemarakkan hari bahagia anak-anak yatim dengan ragam kegiatan inspiratif dan hiburan positif.

Kenapa Harus Berbagi?
- Sebar Kebahagiaan: Tak harus besar, dengan sedikit berbagi, Bapak/Ibu bisa bikin banyak anak-anak tersenyum dan happy.
- Bikin Hidup Lebih Berarti: Berbagi itu bukan cuma soal uang, tapi soal kepedulian dan kasih sayang dengan anak-anak yatim.
- Impact Positif: Kebaikan yang kita lakukan bisa menginspirasi orang lain buat ikut berbagi juga.
Berbagi itu asik, dan bikin hidup lebih bermakna. Yuk, Sahabat kita buat dunia ini jadi tempat yang lebih baik buat anak-anak yatim.
Klik Sedekah Yatim Sekarang untuk memuliakan yatim di Muharram ini.
Maksimalkan Berbagi di Malam Terakhir Ramadan

Tinggal di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Paijah merasakan kebahagiaan dalam kesendirian karena masih ada orang yang peduli dengan keberadaannya. Melalui bantuan dari Dompet Dhuafa, ia tidak hanya menerima bantuan materi, tetapi juga menyaksikan kebaikan dari para donatur yang menguatkan keyakinannya bahwa dalam kebersamaan, setiap langkah kebaikan memiliki arti yang besar.

Begitu banyak senyum di wajah mereka yang membutuhkan dan menguatkan keyakinan bahwa setiap kebaikan tak akan pernah sia-sia.




























