
PRAY FOR SUDAN: RIBUAN WARGA SIPIL DIBANTAI, 40 RIBU NYAWA HILANG
Dompet Dhuafa Belum kering duka Palestina, kabar menyayat hati kembali datang dari saudara muslim kita di Sudan. Lebih dari 40 ribu orang meninggal dunia dan 1,2 juta jiwa dipaksa bertahan hidup hanya dengan pakan ternak, setelah pasukan paramiliter Rapid Support Forces (RSF) mengepung kota El-Fasher selama 18 bulan lamanya.


Melansir laman Republika, dua setengah tahun sudah perang saudara terjadi di Sudan. Perebutan kekuasaan antara Pasukan Militer Sudan (SAF) yang dikomandoi Jenderal Abdel Fattah Al-Burhan dengan paramiliter Rapid Support Forces (RSF) di bawah komando Letnan Jenderal Mohamed Hamdan Dagalo telah melukai dan merenggut ribuan nyawa rakyat Sudan, khususnya di El-Fasher sejak 15 April 2023.
Warga sipil disiksa, rumah sakit dan fasilitas kesehatan diserang, bantuan pangan dan obat-obatan diblokade.

El-Fasher sendiri merupakan ibu kota wilayah Darfur Utara, Sudan yang juga merupakan benteng pertahanan utama terakhir Angkatan bersenjata Sudan (SAF).
Sejak berhasil dikuasai RFS pada 26 Oktober 2025, Jaringan Dokter Sudan dan Al Jazeera melaporkan setidaknya 1.500 hingga 2.000 orang meninggal dunia, lebih dari 26.000 orang melarikan diri ke kota Tawila, dan 177.000 lainnya masih terjebak di El-Fasher tanpa akses bantuan.


El-Fasher jadi neraka baru bagi ratusan ribu warga yang masih terjebak. Ribuan nyawa menunggu pertolongan, termasuk anak-anak tak berdosa korban keserakahan kekuasaan.
Mereka butuh makanan, mereka butuh pengobatan, mereka menunggu uluran tangan kita.


Jaringan Dokter Sudan menyebutkan, pembantaian yang disaksikan dunia saat ini adalah perpanjangan dari apa yang terjadi di El-Fasher lebih dari satu setengah tahun lalu saat lebih dari 14.000 warga sipil terbunuh akibat pemboman, kelaparan, dan eksekusi di luar hukum.
Jangan diam, jangan tutup mata karena nyawa saudara muslim kita terancam hilang lagi akibat pembantaian.
Ayo bantu Sudan dengan doa dan dukungan terbaikmu. Klik DONASI SEKARANG
Alhamdulillah! 100 Paket Pangan Sudah Tersalurkan
Oktober tahun lalu, gejolak kemanusiaan menimpa saudara kita di Sudan. Sebanyak 150.000 orang meninggal dunia dan 1,2 juta lainnya bertahan tanpa makanan layak.
Bersyukur, di tengah tragedi yang sangat memilukan, uluran tangan Anda bantu menguatkan.

Sebanyak 100 paket pangan yang terdiri dari 10 kg tepung, 5 kg gula, 3 kg kacang lentil, 3 kg beras, 2 liter minyak goreng, dan 1 kg pasta didistribusikan untuk warga di pusat pengungsian wilayah Kassala – Shambub Village Area pada Januari 2026 lalu.

Bantuan ini berfokus pada bantuan pangan mengingat sulitnya akses makanan akibat blokade yang dilakukan aparat dan jelang Ramadan yang akan segera tiba kala itu.

Terima kasih, Bapak/Ibu. Terima kasih telah jadi bagian dari kekuatan mereka untuk bertahan meski sebentar.

Hingga saat ini berbagai serangan terus dilakukan oleh pasukan paramiliter Rapid Support Forces (RSF) dan kelompok sekutu, satu di antaranya serangan drone di Kota Diling, Negara Bagian Kordofan Selatan, Sudan Bagian Selatan pada Sabtu, 28 Maret 2026 yang menyebabkan sedikitnya 14 orang meninggal dunia dan 23 lainnya luka-luka.
Jangan diam, jangan tutup mata karena nyawa saudara muslim kita terancam hilang lagi akibat pembantaian.
Ayo bantu Sudan dengan doa dan dukungan terbaik dengan cara klik DONASI SEKARANG
