
Wakaf Dana Abadi Palestina
Dompet Dhuafa 
Dengan luas hanya 363 km², wilayah ini dihuni lebih dari 2,2 juta jiwa mengacu sensus UNRWA (United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East). Luas wilayahnya hanya 140 mil persegi atau 363 km2, lebih kecil dari Jakarta yang seluas 255 mil persegi atau 661 km2.





Klik Wakaf Sekarang untuk menjadi bagian dari kebaikan Wakaf Dana Abadi Palestina.
Ambulans Wakaf Dompet Dhuafa, Menembus Reruntuhan Gaza
Ledakan demi ledakan kembali mengguncang Gaza. Serangan udara Israel terus menghantam gedung-gedung tinggi setiap hari.
Warga sipil kembali jadi korban.
Ribuan keluarga terpaksa meninggalkan rumah, mengungsi ke Gaza bagian Selatan dengan hanya membawa sisa hidup seadanya.
Selasa lalu, sebuah apartemen di Jalan Hamid milik keluarga Siyam hancur rata akibat rudal.
Jeritan memenuhi udara. Lebih dari 20 orang terluka di lokasi, barat Kota Gaza. Di tengah kepanikan dan reruntuhan debu, Ambulans Wakaf Dompet Dhuafa hadir.
Tim medis berlari mengevakuasi tubuh-tubuh berlumuran darah, anak-anak yang menangis kehilangan orang tuanya, dan ibu-ibu yang mendekap putra mereka yang tak lagi bernyawa.
Namun, di tengah serangan tanpa henti, armada ambulans tak sebanding dengan jumlah korban. Satu ambulans harus mengevakuasi banyak pasien sekaligus, membuat mereka harus berdesakan, menahan sakit dalam ketidaknyamanan.
Sahabat, mari jangan biarkan harapan itu padam. Ambulans wakaf ini harus terus ada, terus bergerak, dan terus menyelamatkan nyawa di Gaza.
Klik di sini untuk Wakaf Dana Abadi Palestina
GAZA butuh Ambulansss!!
Sudah lebih dari 682 hari sejak 7 Oktober 2023, penderitaan di Gaza tak pernah berhenti.
Ledakan terus terjadi, korban terus berjatuhan, dan ambulans Dompet Dhuafa masih berjuang menembus reruntuhan untuk merespons panggilan darurat.
Ambulans Dompet Dhuafa hadiah dari Rakyat Indonesia seperti Anda lalu lalang membawa korban dari lokasi ke rumah sakit.
Banyakanya jumlah korban membuat satu ambulans harus membawa lebih banyak pasien dalam sekali jalan.
Pasien harus saling berhimpitan, menahan rasa sakit dalam ketidaknyamanan.
Di Gaza, kebutuhan akan ambulans adalah kebutuhan akan kehidupan itu sendiri. Satu ambulans bisa menyelamatkan banyak nyawa. Tapi hari ini, satu ambulans masih belum cukup
Sahabat, mari terus bersamai saudara muslim kita di Palestina, terus bersamai mereka dengan doa dan dukungan.
Klik Bantu Palestina Sekarang untuk kirimkan ambulans tambahan untuk Gaza.
Siangnya diperbaiki, malamnya kembali evakuasi
Di langit Gaza yang masih memerah oleh asap dan ledakan, empat ambulans Dompet Dhuafa kembali diperbaiki.
Ambulans-ambulans Dompet Dhuafa yang sebelumnya rusak berat karena ditembaki dan dihantam rudal, kini resmi kembali beroperasi. Berkat bantuan dan kepedulian Anda, mereka telah diperbaiki. Suku cadang diganti, sistem teknis dipulihkan, dan tulisan “AMBULANCE” diperjelas agar tak lagi menjadi sasaran kekejaman.
Kini mereka siaga di dua titik vital: Rumah Sakit Darurat Kompleks Kamal dan Klinik Sheikh Adwan, tempat ratusan korban luka menggantungkan harapan.
Karena kemanusiaan tak akan pernah bisa dihancurkan, meski oleh rudal sekalipun.
Sahabat, mari terus hadir bersama mereka.
Mari lanjutkan ikhtiar menyelamatkan nyawa di tanah suci penuh luka ini.
Ambulans ke-5 untuk Gaza Telah Beroperasi
“Satu ambulans hancur, hadir lagi ambulans lainnya. Itulah semangat kami.”
Kalimat ini bukan sekadar slogan—ini adalah realita di Gaza.
Di tengah keterbatasan dan ancaman serangan udara yang terus berlangsung sejak akhir Maret 2025, ambulans wakaf dari Dompet Dhuafa bersama Wakaf Salman ITB kini telah mulai beroperasi.
Namun kenyataan di lapangan sangat memilukan. Satu ambulans tak cukup.
Gempuran demi gempuran terus menjatuhkan korban. Evakuasi harus terus berjalan.









