
Ambulan untuk Palestina
Innalillahi! Konflik antara Palestina dan Israel memanas dan mangagetkan dunia pada Sabtu (7/10/2023). Bak genderang perang puluhan rudal meledak di tanah Gaza, Palestina. Fasilitas umumpun hancur akibat serangan, Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gazapun tekena serangan udara Israel.

Namun, dalam serangan baru-baru ini, Ambulans Dompet Dhuafa yang sedang menjalankan misi kemanusiaan di Jalur Gaza menjadi target rudal Israel. Ambulans tersebut menderita kerusakan serius, sementara tim medis yang sedang bertugas juga mengalami luka-luka serius.
Dalam situasi darurat yang tengah dialami oleh warga Palestina. Ambulans menjadi nyawa bagi ratusan warga Palestina yang terluka atau sakit akibat konflik dan serangan berlarut-larut.

Ambulans adalah nyawa bagi ratusan warga Palestina yang terluka atau sakit akibat konflik berlarut-larut. Mereka adalah mata dan telinga pertama di medan perang, membawa tim medis berpengalaman ke lokasi-lokasi yang membutuhkan bantuan medis secepat mungkin.
Mari sahabat bergabunglah dalam upaya kemanusiaan, bersatu dalam upaya untuk mendukung pengadaan ambulans yang sangat dibutuhkan bagi warga Palestina. Hadiah atas semangat warga Palestina terus bertahan ditengah kondisi yang sulit. Kilk Wakaf Sekarang.
Innalillahi! Konflik antara Palestina dan Israel memanas dan mangagetkan dunia pada Sabtu (7/10/2023). Bak genderang perang puluhan rudal meledak di tanah Gaza, Palestina. Fasilitas umumpun hancur akibat serangan, Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gazapun tekena serangan udara Israel.

Namun, dalam serangan baru-baru ini, Ambulans Dompet Dhuafa yang sedang menjalankan misi kemanusiaan di Jalur Gaza menjadi target rudal Israel. Ambulans tersebut menderita kerusakan serius, sementara tim medis yang sedang bertugas juga mengalami luka-luka serius.
Dalam situasi darurat yang tengah dialami oleh warga Palestina. Ambulans menjadi nyawa bagi ratusan warga Palestina yang terluka atau sakit akibat konflik dan serangan berlarut-larut.

Ambulans adalah nyawa bagi ratusan warga Palestina yang terluka atau sakit akibat konflik berlarut-larut. Mereka adalah mata dan telinga pertama di medan perang, membawa tim medis berpengalaman ke lokasi-lokasi yang membutuhkan bantuan medis secepat mungkin.
Mari sahabat bergabunglah dalam upaya kemanusiaan, bersatu dalam upaya untuk mendukung pengadaan ambulans yang sangat dibutuhkan bagi warga Palestina. Hadiah atas semangat warga Palestina terus bertahan ditengah kondisi yang sulit. Kilk Wakaf Sekarang.
Ambulans Wakaf Dompet Dhuafa, Menembus Reruntuhan Gaza
Ledakan demi ledakan kembali mengguncang Gaza. Serangan udara Israel terus menghantam gedung-gedung tinggi setiap hari.
Warga sipil kembali jadi korban.
Ribuan keluarga terpaksa meninggalkan rumah, mengungsi ke Gaza bagian Selatan dengan hanya membawa sisa hidup seadanya.
Selasa lalu, sebuah apartemen di Jalan Hamid milik keluarga Siyam hancur rata akibat rudal.
Jeritan memenuhi udara. Lebih dari 20 orang terluka di lokasi, barat Kota Gaza. Di tengah kepanikan dan reruntuhan debu, Ambulans Wakaf Dompet Dhuafa hadir.
Tim medis berlari mengevakuasi tubuh-tubuh berlumuran darah, anak-anak yang menangis kehilangan orang tuanya, dan ibu-ibu yang mendekap putra mereka yang tak lagi bernyawa.
Namun, di tengah serangan tanpa henti, armada ambulans tak sebanding dengan jumlah korban. Satu ambulans harus mengevakuasi banyak pasien sekaligus, membuat mereka harus berdesakan, menahan sakit dalam ketidaknyamanan.
Sahabat, mari jangan biarkan harapan itu padam. Ambulans wakaf ini harus terus ada, terus bergerak, dan terus menyelamatkan nyawa di Gaza.
Klik di sini untuk Wakaf Ambulans Palestina
[NEWS] Ambulans Terakhir Dompet Dhuafa Nyaris Terbakar di Gaza
Kami ingin berbagi kabar terbaru dari Palestina, khususnya mengenai Ambulans Dompet Dhuafa yang tersisa.
Pada hari Selasa, 2 September 2025, Ambulans yang kami salurkan nyaris terbakar dalam sebuah serangan di kompleks Seikh Radwan, Gaza. Tim medis di lapangan melaporkan setidaknya delapan ledakan akibat serangan pesawat nirawak Israel.

Sebuah Ambulans yang terparkir di dekat Ambulans Dompet Dhuafa terbakar hebat. Dengan peralatan seadanya, warga sekitar dan petugas bergotong royong memadamkan api agar tidak merembet ke ambulans lainnya. Syukurlah, berkat kesigapan mereka, ambulans Dompet Dhuafa selamat dari kobaran api dan masih bisa beroperasi.
Serangan ini juga menimpa tenda pemukiman Al-Nash, di mana salah satu warga kehilangan kedua kakinya. Tim medis Bulan Sabit Palestina segera mengevakuasi korban ke RS Al-Rantisi untuk mendapatkan pertolongan.

Kondisi di Gaza memang masih penuh tantangan. Namun, dengan dukungan Sahabat, Ambulans ini akan terus bergerak dan menjadi harapan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan pertolongan medis. Di tengah terbatasnya jumlah Ambulans di Gaza saat ini. Ambulans ini menjadi representasi bukti nyata solidaritas kita untuk saudara kita di Palestina.
Mari terus satukan tekad untuk "Solidaritas Bersama Palestina." Dukung terus perjuangan mereka dengan berwakaf.
GAZA butuh Ambulansss!!
Sudah lebih dari 682 hari sejak 7 Oktober 2023, penderitaan di Gaza tak pernah berhenti.
Ledakan terus terjadi, korban terus berjatuhan, dan ambulans Dompet Dhuafa masih berjuang menembus reruntuhan untuk merespons panggilan darurat.
Ambulans Dompet Dhuafa hadiah dari Rakyat Indonesia seperti Anda lalu lalang membawa korban dari lokasi ke rumah sakit.
Banyakanya jumlah korban membuat satu ambulans harus membawa lebih banyak pasien dalam sekali jalan.
Pasien harus saling berhimpitan, menahan rasa sakit dalam ketidaknyamanan.
Di Gaza, kebutuhan akan ambulans adalah kebutuhan akan kehidupan itu sendiri. Satu ambulans bisa menyelamatkan banyak nyawa. Tapi hari ini, satu ambulans masih belum cukup
Sahabat, mari terus bersamai saudara muslim kita di Palestina, terus bersamai mereka dengan doa dan dukungan.
Klik Bantu Palestina Sekarang untuk kirimkan ambulans tambahan untuk Gaza.
Siangnya diperbaiki, malamnya kembali evakuasi
Di langit Gaza yang masih memerah oleh asap dan ledakan, empat ambulans Dompet Dhuafa kembali diperbaiki.
Ambulans-ambulans Dompet Dhuafa yang sebelumnya rusak berat karena ditembaki dan dihantam rudal, kini resmi kembali beroperasi. Berkat bantuan dan kepedulian Anda, mereka telah diperbaiki. Suku cadang diganti, sistem teknis dipulihkan, dan tulisan “AMBULANCE” diperjelas agar tak lagi menjadi sasaran kekejaman.
Kini mereka siaga di dua titik vital: Rumah Sakit Darurat Kompleks Kamal dan Klinik Sheikh Adwan, tempat ratusan korban luka menggantungkan harapan.
Karena kemanusiaan tak akan pernah bisa dihancurkan, meski oleh rudal sekalipun.
Sahabat, mari terus hadir bersama mereka.
Mari lanjutkan ikhtiar menyelamatkan nyawa di tanah suci penuh luka ini.
Ketika Rudal Datang, Ambulans Datang Menyelamatkan
Selasa, 15 Juli 2025, empat rudal menghantam kamp tenda pengungsian di barat Kota Gaza. Tujuh warga Palestina gugur, puluhan lainnya terluka.
Tangisan anak-anak, jeritan ibu yang kehilangan, dan debu kehancuran memenuhi udara.

Padahal, mereka sudah mengungsi… mengikuti perintah militer Z*onis.
Namun, maut tetap datang, bahkan di tempat berlindung terakhir.
Astagfirullah....
Apakah ini cara halus *srael untuk menggusur rakyat Palestina demi proyek yang mereka sebut “Zona Kemanusiaan”?
Nyatanya, semua ini terasa seperti pengusiran paksa yang dibungkus propaganda. Sahabat, terasa menyesakan hati bukan?

Hanya satu suara yang dinanti: sirine ambulans.
Korban terus bertambah. Evakuasi harus terus berjalan.
Gaza butuh kita. Palestina butuhmu.
Ayo, Hadirkan Ambulans berikutnya untuk Palestina. Dengan wakaf ambulans, kita hadir bukan hanya membawa kendaraan
tapi juga membawa cinta, solidaritas, dan keberpihakan.
Klik Wakaf Sekarang, dan jadilah bagian dari perjuangan kemanusiaan Palestina.
Ambulans ke-5 untuk Gaza Telah Beroperasi
“Satu ambulans hancur, hadir lagi ambulans lainnya. Itulah semangat kami.”
Kalimat ini bukan sekadar slogan—ini adalah realita di Gaza.
Di tengah keterbatasan dan ancaman serangan udara yang terus berlangsung sejak akhir Maret 2025, ambulans wakaf dari Dompet Dhuafa bersama Wakaf Salman ITB kini telah mulai beroperasi.
Namun kenyataan di lapangan sangat memilukan. Satu ambulans tak cukup.
Gempuran demi gempuran terus menjatuhkan korban. Evakuasi harus terus berjalan.
Hadiah Ambulans untuk Gaza Hancur Diterjang Bom
Ambulans Dompet Dhuafa, hadiah dari masyarakat Indonesia, kini teronggok di antara puing-puing bangunan di Gaza setelah menjadi target serangan.

Ambulans ini adalah yang keempat, hadiah dari para donatur Dompet Dhuafa, untuk mendampingi perjuangan warga Palestina. Sayangnya, kondisi ambulans ini rusak berat dan tak lagi bisa beroperasi.
Namun, perjuangan belum berakhir. InsyaAllah, Dompet Dhuafa berkomitmen untuk menyiapkan bantuan ambulans baru yang akan memasuki Gaza melalui perbatasan Rafah, sebagai bukti solidaritas kita yang tak tergoyahkan.
Mari terus bersuara dan berdonasi untuk saudara-saudara kita di Palestina. Klik Wakaf Ambulans Palestina untuk turut membantu rakyat Palestina di tengah penderitaan yang mereka alami.
Ikhtiar Kita untuk terus bersama Palestina

Berbagai jenis bantuan seperti kebutuhan pangan, obat-obatan, bahan bakar, hingga yang terkini ambulans terus Dompet Dhuafa upayakan kehadirannya dengan harapan bisa mengurangi beban dan memberi dorongan semangat kepada mereka yang hingga kini masih terus bertahan, melawan perlawanan dan mempertahankan haknya.

Di tengah campur aduknya perasaan kita hari ini melihat Rafah, Alhamdulillah, ada kabar baik dari Mesir, tepatnya dari Arabiyah Company, Ambulans titipan Bapak/Ibu disiapkan.
Laahaula walaaquwwata illa billah, terus doakan semoga ambulans bisa segera rampung dan bisa segera digunakan untuk warga Palestina ya, Pak/Bu {firstname}💚🍉.
Sahabat, bisa turut serta dalam upaya kemanusian ini. setiap wakaf ambulans yang kita hadiahkan adalah tanda solidaritas dan dukungan kepada mereka yang terus bertahan di tengah konflik yang berkepanjangan.
Klik Wakaf Ambulans Palestina Sekarang untuk membantu mereka di Palestina.
🚑Tetap Melayani, Setalah dihancurkan beberapa kali
Lebih dari 100 hari semenjak peristiwa 7 Oktober, sistem layanan kesehatan di Gaza, Palestina semakin memprihatinkan. Bukan hanya rumah sakit menjadi target, ratusan ambulans juga turut rusak akibat diserang Israel.
Kini, hanya tersisa enam unit ambulans yang bisa melayani bantuan medis di Palestina. Padahal, ada lebih dari satu juta warga dan pengungsi yang membutuhkannya layanan kesehatan di sana.
Serangan Israel yang menargetkan sistem kesehatan di jalur Gaza berdampak pada hancurnya banyak alat penunjang kesehatan terutama ambulans. 121 ambulans terhitung telah hancur terkena serangan rudal sejak 7 Oktober 2023. Dua diantaranya adalah ambulans Dompet Dhuafa yang merupakan hadiah dari masyarakat Indonesia.
Meski di tengah keterbatasan, dan berulangkali dihancurkan. Dompet Dhuafa terus mengupayakan kehadiran ambulans di Gaza.
Alhamdulillah, Ambulans Dompet Dhuafa hadiah masyarakat Indonesia yang baru disiapkan sejak Desember 2023 lalu, semakin bermanfaat untuk rakyat Gaza wilayah utara.
Bantuan Sahabat melalui Dompet Dhuafa menjadi satu yang terus beroperasi melakukan evakuasi. Alhamdulillah, meskipun satu-satunya InsyaAllah bermanfaat dan dapat terus digunakan oleh warga Gaza ya.
Mari bersama-sama memberikan dukungan kita untuk memastikan bahwa ambulans ini terus beroperasi, menyelamatkan nyawa dan memberikan bantuan kesehatan yang sangat dibutuhkan di Gaza.
Klik Wakaf Ambulans Gaza Sekarang untuk terus berkontribusi
Ikhtiar Kita, Bantu Pengadaan Ambulans untuk Bantu Palestina
Kami berharap email ini menemui Sahabat dalam keadaan sehat dan bahagia. Sebagai bagian dari komitmen Dompet Dhuafa terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian, kami ingin berbagi kisah inspiratif yang mungkin akan menyentuh hati dan jiwa Anda.
Kisah Nabi Ibrahim yang dibakar oleh Raja Namrud mengajarkan tentang keberanian dan ketulusan dalam bertindak. Seperti semut kecil yang berusaha menyelamatkan Nabi dengan setetes air, kita juga dapat memberikan bantuan sekecil apapun untuk meringankan penderitaan sesama.
Seperti halnya burung gagak yang tertawa atas tindakan susah payah semut membawa air. Namun, jawaban semut mungkin membuat kita terenyuh.
"Setetes air yang kubawa tidak akan bisa memadamkan api besar Namrud, tetapi setidaknya, aku punya alasan di hadapan Rabbku kelak, di posisi siapa aku berdiri. Aku ingin punya andil, setidaknya dengan menunjukkan siapa yang aku bela." - Ucap Semut
Kondisi kesehatan di Gaza saat ini sangat memprihatinkan akibat serangan terus menerus. Lebih dari 200 dokter dan paramedis telah kehilangan nyawa, 50 ambulans mengalami kerusakan parah.
Oleh karena itu, kami mengajak Sahabat untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini. Mari kita bersama-sama wakafkan Ambulans untuk Palestina, sebagai tanda solidaritas dan dukungan kepada mereka yang terus bertahan di tengah konflik yang berkepanjangan.
Aksi kita, sekecil apapun, dilihat dan dicatat oleh Allah! Jangan meremehkan sedekah yang kita anggap recehan. Bapak/Ibu {firstname} bisa niatkan sebagai aksi nyata kemanusiaan, menunjukkan komitmen kita terhadap agama ini dengan sebagian harta kita.
Klik Wakaf Mobil Ambulans Sekarang untuk membantu mereka di Palestina.
Butuh segera, Ambulans untuk mengangkat tubuh-tubuh syahid mereka🥹!
Cahaya merah berpendar di udara, bukan… bukan karena matahari memancarkan semburat senja. Malam sudah terlalu pekat saat rudal dijatuhkan tentara Israel di permukiman dekat Rumah Sakit di Kota Gaza. Ambulans tanpa sirene melaju tersendat menembus reruntuhan, mengangkat tubuh-tubuh syahid, yang sebagian besar adalah anak-anak!
Anak-anak menangis karena luka lahir yang menganga dan luka batin ditinggalkan orang tua.
Fasilitas kesehatan Gaza telah kolaps porak-poranda akibat serangan Israel. Berdasarkan laporan Middle East Eye, 37 dokter Palestina dan paramedis syahid, 33 RS dan ambulans rusak parah hingga tak berfungsi.
Keadaan semakin mencekam saat ratusan nyawa harus melayang karena ambulans yang menembus reruntuhan untuk mengevakuasi warga semakin berkurang.
Tak tinggal diam. Walau berjarak 10 ribu kilometer dari Palestina, mari kita mengupayakan hadirnya Ambulans untuk Palestina hadiah dari kita Rakyat Indonesia. Sekarang juga kita bantu Palestina.
Klik Wakaf Mobil Ambulans Sekarang untuk membantu mereka yang di Palestina.
Kekurangan Ambulans, Banyak Korban di Gaza Dibawa Kendaraan Seadanya :(
Kabar duka tak henti-hentinya terdengar dari saudara-saudara kita di Palestina. Mereka terjebak dalam konflik berkepanjangan yang telah merenggut banyak nyawa. Serangan dari Israel belum kunjung usai, dan jumlah korban terus bertambah.
Yang membuat situasi semakin memprihatinkan adalah kurangnya armada ambulans. Dampak dari serangan rudal Israel telah merusak banyak ambulans di Palestina, sehingga menyulitkan upaya penyelamatan. Sebagai hasilnya, banyak korban yang terluka hanya bisa dievakuasi menggunakan kendaraan seadanya. Ini adalah kenyataan yang sangat menyedihkan ya Sahabat?
Mari Sahabat sama-sama kita menjalankan misi kemanusian, Mari bersama bantu Palestinian dalam melakukan perjuanganya dengan Wakaf Ambulans.









