- zakat
- untukyatimdhuafa

Zakat untuk Yatim Dhuafa: Wujudkan Kebahagiaan Mereka!
Dompet Dhuafa
Banyak kita temui saat pembagian zakat di masyarakat, anak yatim menjadi salah satu golongan yang menerimanya. Sebenarnya apakah yatim termasuk penerima zakat?
Seperti yang tertuang dalam QS. At Taubah: 60, Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu'allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
Dalam ayat di atas, status yatim TIDAK termasuk dari golongan yang berhak menerima zakat. Lantas, uang zakat yang selama ini disalurkan untuk yatim bagaimana?
Anak yatim yang kebutuhan hidupnya telah tercukupi dan terpenuhi tidak berhak menerima zakat. Namun, jika kebutuhan anak yatim belum terpenuhi atau tidak ada orang yang menanggung hidupnya secara penuh serta tidak memiliki harta, maka ia berhak menerima zakat.
Sehingga, yatim berhak menerima zakat bukan karena statusnya sebagai yatim melainkan karena ketidakmampuannya memenuhi kebutuhan dasar hidup.
Karena faktanya, jutaan anak yatim dhuafa di Indonesia mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan hidup, terbatasnya akses pendidikan, hingga terancam putus sekolah karena kondisi ekonomi keluarga. Padahal setiap anak berhak tumbuh, belajar, dan meraih cita-citanya.
Bagaimana Dompet Dhuafa Membantu Anak Yatim?
Melalui berbagai program pendidikan dan pemberdayaan (Yatim Tangguh Berdaya), Dompet Dhuafa berupaya menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak yatim dhuafa.
Jangan biarkan keterbatasan menghalangi masa depan mereka. Mari tunaikan zakat melalui Dompet Dhuafa dan hadirkan pendidikan, harapan, serta masa depan yang lebih baik bagi anak-anak yatim dhuafa di Indonesia.
Bagaimana Zakat Anda di Ramadan Ini Bisa Membuka Jalan Prestasi Yatim Dhuafa?
Dalam syariat, anak yatim dapat menjadi penerima zakat ketika ia termasuk golongan fakir atau miskin. Artinya, zakat dapat membantu memastikan kebutuhan dasar dan pendidikan mereka tetap terpenuhi. Melalui program seperti YES, zakat Bapak/Ibu menjadi jalan hadirnya pendidikan, pembinaan karakter, dan peluang masa depan bagi pelajar yatim dhuafa.
Menjelang akhir Ramadan yang berpeluang terjadinya Lailatul Qadr ini, mari hadirkan lebih banyak kisah inspiratif seperti Ega dengan Zakat Sekarang.







