
Bantu Bangun Kembali Jembatan Hancur Akibat Galodo Sumatera
Dompet Dhuafa 
Pada Senin, 24 November 2025, galodo merenggut satu-satunya akses kehidupan warga Jorong Sungai Rayo, Nagari Tambangan, Kecamatan Sepuluh Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.
Jembatan yang selama ini menjadi jalan anak-anak menuju sekolah, penghubung ke pasar, dan akses mencari nafkah, putus dan hanyut diterjang derasnya arus sungai.

Kini, warga hanya menyaksikan sisa material jembatan di tengah sungai.
Selebihnya telah hilang bersama arus.
Pasca bencana, 23 kepala keluarga dengan 69 jiwa terpaksa bertahan dengan jembatan darurat dengan swadaya.

Jembatan ini rapuh, berisiko, dan sering hanyut ketika debit Sungai Rayo kembali naik. Jika galodo susulan terjadi, akses warga bisa terputus total, menutup jalan menuju pangan, pendidikan, dan layanan kesehatan.

Di saat bencana seperti ini, akses adalah kebutuhan mendesak, dan jembatan menjadi wasilah untuk menjaga kehidupan.
Pembangunan jembatan permanen yang kuat dan aman adalah ikhtiar mendesak agar warga dapat kembali beraktivitas, menjemput rezeki yang halal, serta bangkit dari ujian bencana.
Setiap langkah yang melintas, setiap roda yang bergerak, dan setiap aktivitas yang hidup kembali,mmenjadi saksi kebaikan wakaf yang kita tunaikan.
Tunaikan Wakaf Jembatan hari ini.
Semoga Allah menjadikannya sebab terbukanya jalan kebaikan,
bagi warga Sungai Rayo dan bagi kita semua.
