
Hadiah Awal Tahun bersama Panji Sakti untuk Teman Disabilitas


- Mereka Tidak Percaya Diri
Anak-anak disabilitas kerap berkecil hati karena ia merasa berbeda dengan anak-anak yang lain
- Tidak Bisa Belajar
Mereka yang memiliki disabilitas sensorik seperti tuna wicara, tuna rungu dan tuna netra, mereka membutuhkan pembelajaran yang khusus, sedangkan mereka yang mayoritas lemah secara ekonomi tidak bisa belajar
- Tidak Bisa Bicara
Anak-anak yang tuna rungu tidak dapat berbicara, bukan karena lidahnya bermasalah, tapi karena mereka tidak pernah mendengar apapun
- Dikucilkan
Stigma negatif tentang anak penyandang disabilitas masih tinggi.
Akhirnya anak-anak tidak berdosa ini pun harus dikucilkan dari pergaulan teman-temannya. Bahkan beberapa anak harus mendapatkan perlakuan tak semestinya dari keluarganya



“Tak ada manusia yang sempurna, karena pada dasarnya masing-masing dari kita telah didesain dengan baik oleh Allah SWT dan berbeda antara satu dengan yang lainnya”
Jangan ditunda lagi, yuk kibarkan kebaikanmu untuk bantu sahabat difabel kurang mampu.
“Terkadang kita perlu bersyukur dengan kondisi yang kita dapatkan, karna tidak semua orang mendapat kesempatan yang sama”
Hadiah Kecil, Arti Besar untuk Langkah Kaki Kecil Alifa
“Kalau ke sekolah jalan, dengan kondisi kaki seperti ini dia harus jalan ke sekolah dari jam enam pagi,” ungkap Ibu Apih, ibunda Alifa.
Di luar sana, masih banyak teman-teman disabilitas lain yang tengah berjuang.
"Barangsiapa yang memudahkan urusan orang lain, niscaya Allah akan memudahkan urusannya di dunia dan akhirat" (HR. Muslim).
Ramadan ini Hadiah Kaki Baru untuk Marliyani
Pernahkah Anda membayangkan betapa sulitnya menjalani hari-hari tanpa kaki? Itulah yang dialami Ibu Marliyani, seorang ibu tangguh dengan dua anak, yang harus berjuang setelah kakinya diamputasi.
Suatu pagi, kami mengunjungi kediaman Ibu Marliyani. Senyum lebarnya menyambut kami, sebuah senyum yang telah lama dirindukannya.

Sebelumnya, Ibu Marliyani kesulitan bergerak. Terkadang, ia terpeleset saat berjalan di turunan curam. Anaknya, Sharah, seringkali harus absen sekolah untuk membantu ibunya. Di tengah keterbatasan, semangatnya tak pernah padam.

Mari terus lanjutkan kebaikan ini, apalagi kebaikan Ramadan yang berlipatganda. Klik Sedekah Sekarang untuk terus membersamai kebaikan ini.
Bantuan Kursi Roda Sejahterakan Penyandang Disabilitas dan Lansia
Dompet Dhuafa melalui Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) berkolaborasi dengan Ikatan Pekerja Masyarakat (IPSM) dan Dinas Sosial Kabupaten Bogor, kembali menyalurkan zakat produktif berupa 22 kursi roda dan 9 alat bantu jalan untuk para penyandang disabilitas dan lansia, di tujuh desa yang berada di Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor pada Selasa (14/1/2025).

Proses penyerahan bantuan sebelumnya diawali dengan asesmen kepada para penerima manfaat, sehingga diharapkan kursi roda alat bantu ini benar-benar tepat guna sasaran.

Emong (84), salah satu penerima manfaat, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan ini. Selama ini, Emong hanya mengandalkan tongkat kayu untuk berjalan.
“Saya jalan kaki sekarang susah, hanya pakai tongkat kayu. Terima kasih banyak, saya sangat bersyukur. Alhamdulillah, biar manfaat ku bapak dipakai. Mudah-mudahan dibalas oleh Allah Swt,” tuturnya penuh haru.
Dompet Dhuafa terus berkomitmen untuk memberikan bantuan yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti disabilitas dan lansia. Semoga langkah ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk turut serta dalam aksi kepedulian sosial.
Terima kasih sahabat karena telah membersamai kami dalam kebaikan ini. Semoga kebaikan yang telah ditunaikan melalui sedekah ini, berbuah amal jariah dan dicatat dalam amal kebaikan ini.
Mari terus lanjutkan kebaikan ini dengan Klik Donasi Sekarang.


