
Sedekah Quran Bersama Jenius
Jenius Connect Melansir dari MUI, kebutuhan Al-Qur'an setiap tahunnya sekitar 2juta eksemplar namun baru terpenuhi sekitar 400.000 eksemplar. Persediaan akan kitab suci Al Qur'an masih sangat jauh dari kebutuhan. Kapasitas produksi dan distribusi yang menjadi kendala. Sehingga sebagian wilayah terpencil masih banyak masyarakat yang menghadapi masalah kekurangan Al-Quran.

Sahabat, coba kita lihat ada berapa al-qur'an yang kita miliki dirumah saat ini? Pasti lebih dari satu buah bukan? Lalu bagaimana dengan saudara muslim kita lainnya yang tidak punya al-qur'an?
Ketersediaan al-qur'an, perlengkapan ibadah di Mushola ini sangat tidak lengkap dan terbatas sehingga harus bergantian, apalagi sebentar lagi Ramadan. Pasti banyak kegiatan keagamaan yang akan berlangsung.

Cerita Dani dan Neng Alfi merupakan salah satu santri yang memiliki impian menjadi Hafiz, banyak santri lainnya di seluruh Indonesia memiliki impian yang sama meskipun dengan tak memiliki al-qu'ran.
Sahabat, mari kita AMIN-kan mimpi dan temani perjuangan mulia mereka dengan berbagi Al-Qur'an yang layak untuk mengaji. Klik DONASI SEKARANG
Jelang Malam Nuzulul Quran. Satu Al-Qur’an yang Tersisa, Hidupkan Cahaya di Tengah Lumpur

Namun suara itu bukan berasal dari balai pengajian seperti dulu. Kini mereka duduk di antara puing-puing bangunan yang hancur setelah banjir dan longsor menerjang Gampong Lampahan Timur, Bener Meriah, Aceh.
Di tempat itulah anak-anak kembali belajar mengaji. Yang mereka baca hanyalah satu-satunya Al-Qur’an yang tersisa. Mushaf itu ditemukan dalam kondisi penuh lumpur. Sampulnya terlepas, beberapa halaman robek, bahkan sebagian tinta ayatnya sudah memudar.

Dulu ada balai pengajian tempat mereka belajar. Kini bangunan itu sudah hilang, tersapu banjir. Namun semangat mereka tidak ikut hanyut. Anak-anak tetap datang untuk mengaji. Mereka membaca ayat demi ayat dari mushaf yang tersisa, membuka halaman dengan hati-hati karena sebagian masih saling menempel.

Di tengah bangunan yang hancur, satu hal tetap bertahan: semangat untuk membaca Al-Qur’an. Hari ini, kita bisa menjadi bagian dari harapan itu.
Sahabat, mari sambut malam-malam penuh kemuliaan Nuzulul Quran dengan hadirkan kembali mushaf Al-Qur’an untuk anak-anak dan masyarakat yang terdampak bencana di Sumatra dan pelosok negeri.
Satu mushaf yang kita sedekahkan, bisa menjadi sumber harapan bagi mereka untuk terus belajar, mengaji, dan menjaga iman tetap menyala. Klik SEDEKAH QURAN SEKARANG
💫 Calon Tentara Allah ini berasal dari pelosok Tanah Karo
Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh Sahabat Baik
Lahir dan dibesarkan di Desa Kubu Colia, Fathir memiliki impian yang jauh dari kebanyakan anak seusianya, yakni menjadi seorang tentara, bukan hanya sekedar prajurit, tetapi "Tentara Allah."
Muhammad Alfathir Fathir tumbuh dengan penuh cita-cita dan semangat, kini sedang menghafal Juz 8 Al-Qur'an. Usianya memang masih belia, tapi sosoknya sudah menyatu dengan nilai-nilai agama dan disiplin keras.
Dari kecil, Fathir sudah dipupuk dengan pengajaran agama oleh sang ayah yang merupakan seorang guru agama di sekolah. Sang ayah juga turut berperan dalam memberi makan rumput dan merawat domba, memberikan contoh kehidupan sederhana yang berbasis pada kejujuran dan kerja keras.

"Saya ingin menjadi tentara yang tidak hanya berjuang untuk negara, tetapi juga berjuang di jalan Allah. Karena itu, membaca Al-Qur'an dan menghafalnya menjadi bagian dari latihan jiwa saya," kata Fathir dengan penuh semangat.
Sejak mengenal pendidikan di Taman Kanak-Kanak (TK), Fathir sudah diajarkan untuk mencintai Al-Qur'an. Kecintaannya terhadap agama dan impiannya untuk mengabdi kepada negara melalui TNI semakin kuat.

Di Desa Kubu Colia, impian Muhammad Alfathir Fathir mengajarkan kita bahwa meskipun berasal dari desa yang sederhana, cita-cita yang besar dapat diwujudkan dengan usaha keras, doa dan keyakinan yang kuat.
Sahabat, mari kita doakan bersama semoga Fathir dapat menjadi Tentara Allah yang sejati, menginspirasi banyak orang di sekitarnya. Aamiin

Al-Qur'an baru dari Sahabat sudah Fathir terima dengan gembira dan tentunya menambah semangat dalam menghafal Al-Qur'an, sekali lagi terima kasih Sahabat Baik. 💚
Masih banyak mimpi-mimpi besar yang sama seperti Fathir di daerah pelosok lainnya, namun masih kendala karena tidak ada Al-Qur'an yang sesuai. Perkuat mimpi mereka dengan hadirkan Al-Qur'an baru dan layak pada program SEDEKAH AL-QUR'AN UNTUK PELOSOK NEGERI!
Masih Ada Waktu, Maksimalin Malam Ganjil Yuk!
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Sahabat Baik ☺️
Ramadan kian mendekati penghujung, semoga kita semua dapat menangkan Ramadan dengan rangkaian ibadah selama bulan suci ini. Aaamiiin
Kalau saat ini dari kita ada yang bahagia sambut lebaran ataupun perjalanan mudik. Ada juga dari adik-adik di daerah pelosok Sumatera Barat ikut bahagia karena memiliki Al-Qur'an baru. Al-Qur'an ini juga tersebar di beberapa titik seperti di daerah Tigo Lurah, Kab. Solok dan Kepulauan Mentawai.

Senyum haru tergambar dari ekspresi adik-adik manis ini ketika menerima Al-Qur'an baru dari Sahabat. Bagi mereka, Al-Qur'an yang diterima bukan hanya sekedar kitab, melainkan cahaya yang akan membimbing kehidupan mereka dan keluarga.

Yaa, Insya Allah Dompet Dhuafa masih terus Istiqomah dalam gencarkan menebar Al-Qur'an yang layak untuk dhuafa dan penghafal Al-Qur'an di pelosok-pelosok negeri. Sekali lagi, terima kasih Sahabat karena sudah menemani perjalanan kami dalam membantu mereka yang membutuhkan.
Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit. Sama seperti kebaikan, sekecil apapun itu tetap akan menjadi ladang pahala untuk kita. Jika tahun lalu belum sempat maksimalkan ibadah di 10 malam-malam terakhir Ramadan, tahun ini jangan sampai terulang lagi.
Sebelum fajar tiba, yuk sempurnakan malam-malam ganjil yang singkat ini dengan Sedekah Quran Pelosok Negeri
Ini kan malam yang di tunggu-tunggu....
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Sahabat Baik ☺️
Bulan Ramadan sudah lebih setengah jalan. Masih semangat kejar jutaan pahala dan keberkahan kan?
Ramadan menjadi waktu terbaik menata ibadah dan iman, melengkapi yang masih kurang dan menjaga yang sudah di ikhtiarkan.
Insya Allah, malam ini adalah mulainya malam penuh kemuliaan─Nuzulul Quran. Dimana malam terjadinya peristiwa turunnya kitab suci Al-Qur'an ke dunia.

Sambut Nuzulul Quran, melalui Dompet Dhuafa Jawa Timur sekitar 80 al-Qur'an baru temani para santri dan jama'ah di majlis ta'lim Al-Falahiyah, Gebang Surabaya. Program ini sebagai ikhtiar dalam menghidupkan semangat membaca dan memahami al-Qur'an secara sempurna bagi umat muslim di pelosok negeri.
Alhamdulillah, al-Qur'an dari kebaikan Sahabat langsung mereka gunakan untuk tadarus bersama. Terima kasih Sahabat, Ramadan adalah bulan al-Qur'an dan betapa istimewanya al-Qur'an ini karena bisa menjadi bekal amal jariyah kita nanti. Semoga kita semua dapat mencapai derajat "Ahlul Quran". Aamiin
Sahabat, jangan lewatkan kesempatan mulia ini dengan memperbanyak sedekah untuk keluarga Allah yaitu para penghafal Al-Qur'an di pelosok negeri. KLIK SEDEKAH SEKARANG!


