
Sedekah Al-Quran Pelosok Negeri
Qara'a Melansir dari MUI, kebutuhan Al-Qur'an setiap tahunnya sekitar 2juta eksemplar namun baru terpenuhi sekitar 400.000 eksemplar. Persediaan akan kitab suci Al Qur'an masih sangat jauh dari kebutuhan. Kapasitas produksi dan distribusi yang menjadi kendala. Sehingga sebagian wilayah terpencil masih banyak masyarakat yang menghadapi masalah kekurangan Al-Quran.
Di sisi lain, Rumah Tahfizh terus tumbuh di daerah-daerah bahkan di pedalaman. Sulitnya kondisi akses dan jaringan yang kurang memadai, sehingga penyebaran Al-Qur'an tidak merata sampai ke pelosok negeri. Namun, semangat dari para penghafal Al-Quran ini, tidak pernah luntur dengan terbatasnya fasilitas tersebut.
Sahabat, coba kita lihat ada berapa al-qur'an yang kita miliki dirumah saat ini? Pasti lebih dari satu buah bukan? Lalu bagaimana dengan saudara muslim kita lainnya yang tidak punya al-qur'an?
“Sesungguhnya Allah itu mempunyai keluarga yang terdiri daripada manusia…” Kemudian Anas berkata lagi, “Siapakah mereka itu wahai Rasulullah?” Baginda manjawab, “yaitu ahli Qu’ran (orang yang membaca atau menghafal Qur’an dan mengamalkannya). Mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang yang istimewa bagi Allah.” (HR. Ahmad)
Jangan biarkan semangat mereka pudar hanya karena kurangnya Al Quran. Sama-sama terus menebar kebaikan jariyah untuk para penghafal al-qur'an di pelosok negeri. Sedekah Al-Qur'an Sekarang!
