
Lingkungan Donasi
Dompet Dhuafa
HENTIKAN DEFORESTASI, SEJUTA POHON UNTUK INDONESIA
Dompet Dhuafa Rp 47.591.505 329 Donatur
15.86% dari target Rp
300.000.000
∞
hari lagi
Program ini mencurigakan?
Laporkan
Detail
Ibu Pertiwi tengah bersusah hati. Jutaan rakyatnya terdampak bencana, alamnya porak-poranda. Siapakah yang harus bertanggung jawab?

Semua mata tengah tertuju pada Sumetara akhir-akhir ini. Pulau hijau yang harusnya jadi paru-paru dunia dan jadi habitat asli hewan-hewan endemik itu kini porak-poranda.
Kayu-kayu besar berserakan, lumpur di mana-mana, sungai-sungai keruh, jutaan rakyatnya menderita. Apa yang sebenarnya terjadi di Sumatera?

Fakta mencengangkan datang dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI). Organisasi yang berfokus pada pemantauan hutan dan pelestarian lingkungan ini menyebutkan bahwa sebanyak 1,4 juta hektare hutan di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara hilang atau terdeforestasi sepanjang tahun 2016–2025.
Sejalan dengan WALHI, Greenpeace Indonesia juga menyatakan bahwa Sumatera telah kehilangan antara 25% hingga 44% hutannya. Angka ini menggambarkan skala kerusakan yang sangat besar bagi ekosistem serta kehidupan masyarakat di pulau tersebut.
Siapakah yang harus bertanggung jawab?

Negara sebagai pemegang kekuasaan dan penegak hukum tertinggi di negeri ini harusnya jadi benteng pertahanan terakhir dalam memastikan hutan tetap terlindungi.
Namun ironis, sebagian deforestasi ini bahkan terjadi secara terencana melalui konsesi kehutanan, termasuk Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH), hutan alam (HA), hutan tanaman (HT), dan proyek restorasi ekosistem (RE).
Namun ironis, sebagian deforestasi ini bahkan terjadi secara terencana melalui konsesi kehutanan, termasuk Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH), hutan alam (HA), hutan tanaman (HT), dan proyek restorasi ekosistem (RE).

Pengkhianatan negara terhadap rakyat harus segera dihentikan.
Jika negera tak lagi mampu hadir untuk memberi keadilan bagi seluruh rakyatnya, maka ini saatnya rakyat mengambil peran yang lebih besar dalam menentukan masa depan hutan mereka sendiri.

Sejuta Pohon untuk Indonesia adalah gerakan yang lahir dari kesadaran bahwa masa depan negeri ini tak bisa menunggu. Upaya ini menjadi langkah nyata untuk mengurangi dampak bencana, memulihkan lingkungan, dan memastikan anak cucu kita mewarisi bumi yang masih layak dihuni.
Melalui kolaborasi bersama Komunitas Konservasi Indonesia WARSI, Dompet Dhuafa mengajak seluruh masyarakat untuk kembali merawat hutan, rumah bagi jutaan kehidupan dan penjaga keseimbangan alam. Gerakan ini tidak hanya menanam pohon, tetapi menanam harapan, memperbaiki ekosistem, serta memperkuat komitmen bangsa dalam menjaga tanah airnya sendiri.
Bagaimana caranya?
Bagaimana caranya?



Dengan menjadi kaka asuh, kamu:
- Membantu menanam dan merawat pohon di berbagai hutan yang terdampak deforestasi.
- Mendukung habitat satwa liar agar tetap lestari.
- Berkontribusi pada penyerapan karbon untuk melawan perubahan iklim.
- Mendapat update rutin tentang perkembangan pohon yang kamu asuh.

Allah SWT berfirman: Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. (QS. Ar-Rad : 11)
Mari bersama jaga hutan Indonesia dan selamatkan masa depan kita.
Karena setiap pohon yang kamu asuh adalah napas baru bagi bumi, sekaligus harapan besar bagi masa depan umat manusia dan seluruh ekosistem kehidupan.
Mari bersama jaga hutan Indonesia dan selamatkan masa depan kita.
Karena setiap pohon yang kamu asuh adalah napas baru bagi bumi, sekaligus harapan besar bagi masa depan umat manusia dan seluruh ekosistem kehidupan.
Klik DONASI SEKARANG untuk adopsi pohon asuh dan ayo selamatkan hutan Indonesia!
Kabar Terbaru
Campaign ini belum memiliki kabar terbaru
Donatur329
Affiliate Fundraiser0
