
RAMADAN MENGUATKAN, BANTU SUMATERA BANGKIT!
Teras Muda PRAY FOR SUMATERA. DARURAT BENCANA ALAM BANJIR DAN LONGSOR
Innalillahi wa inna ilaihi rajiuuun.
Longsor dan banjir bandang menimpah sejumlah wilayah di Pulau Sumatera, Ribuan rumah terendam, jembatan ambruk, jalanan amblas, Lebih dari 50 orang hilang pasca banjir bandang dan tanah longsor menerjang.
“Dalam 24 jam ke depan, Siklon Tropis Senyar bergerak ke arah barat hingga barat daya dan masih di daratan Aceh dengan kecepatan pergerakan 4 knot (7 km/jam), sedangkan dalam 48 jam kedepan Siklon Tropis Senyar diperkirakan akan menurun intensitasnya menjadi Depresi Tropis,” kata Faisal dalam konferensi pers di Gedung Command Center MHEWS, BMKG, Jakarta (26/11).

Kendati demikian, cuaca ekstrem tetap berpotensi terjadi sebagai dampak lanjutan, sehingga potensi dampak bencana hidrometeorologi masih harus diwaspadai terjadi di wilayah Aceh, Sumatra Utara (Sumut), Kepulauan Riau, Riau, Sumatra Barat (Sumbar), dan sekitarnya pada 2-3 hari ke depan.
Data Terbaru Menurut BNPB
Total korban meninggal dunia dari tiga provinsi (Aceh, Sumut, Sumbar) mencapai puluhan jiwa, dengan rincian yang terus diverifikasi.
Provinsi Korban Meninggal Dunia Korban Hilang (dalam pencarian)
Sumatera Utara Setidaknya 48 orang 88 orang
Sumatera Barat Setidaknya 12 orang Data spesifik dalam verifikasi
Aceh Setidaknya 9 orang (masih diverifikasi) Data spesifik dalam verifikasi

saat ini tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa terus berupaya menjangkau lokasi terdampak, membantu proses evakuasi, serta menyalurakan kebutuhan darurat untuk warga terdampak. banyaknya akses jalanan dan komunikasi yang terputus menyebabkan susahnya menuju ke lokasi - lokasi yang terdampak.


sahabat, mari kita sejenak berdoa dan tingkatkan solidaritas kita dengan eratkan kembali solidaritas bantu kuatkan mereka yang terdampak dengan donasi terbaikmu.
Ramadan Menguatkan, Bantu Sumatera Bangkit
Ramadan Menguatkan, Sumatera Bangkit
Ramadan adalah bulan pemulihan—bulan ketika hati dilembutkan, solidaritas diteguhkan, dan kepedulian dilipatgandakan. Namun bagi ribuan keluarga di Sumatera yang terdampak bencana, Ramadan tahun ini hadir dalam suasana yang berbeda. Rumah yang dulu menjadi tempat berbuka kini rusak, mata pencaharian terhenti, dan banyak keluarga masih berjuang memenuhi kebutuhan dasar. Momentum suci ini menjadi panggilan bagi kita untuk menghadirkan kembali harapan di tengah keterbatasan.
Data terbaru mencatat ribuan rumah rusak, fasilitas pendidikan dan kesehatan terdampak, serta ribuan kepala keluarga kehilangan sumber penghasilan akibat bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Pemulihan tidak cukup hanya dengan bantuan darurat—dibutuhkan dukungan berkelanjutan untuk membangun kembali hunian, memulihkan ekonomi keluarga, serta memastikan anak-anak tetap mendapatkan hak pendidikan dan perlindungan. Ramadan menjadi momentum strategis untuk mempercepat proses bangkit, karena di bulan ini semangat berbagi tumbuh lebih kuat dari biasanya.
Melalui kolaborasi Dompet Dhuafa dan Komunitas Teras Muda, campaign Sumatera Bangkit mengajak masyarakat menjadikan zakat, infak, dan sedekah sebagai energi kebangkitan. Bantuan akan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan pangan Ramadan, dukungan perlengkapan ibadah, layanan kesehatan, serta program pemulihan ekonomi berbasis UMKM agar keluarga terdampak dapat kembali mandiri. Ini bukan sekadar berbagi santunan, tetapi menghadirkan keberlanjutan dan keberdayaan.
Ramadan adalah bulan perubahan.
Mari jadikan setiap doa saat sahur dan setiap sedekah saat berbuka sebagai langkah nyata membangkitkan Sumatera.
Karena ketika kita menguatkan mereka, sesungguhnya kita sedang menguatkan kemanusiaan.
Bantu Sumatera Bangkit dengan klik donasi
