• Donasi
  • Zakat
    • Penghasilan
    • Maal
    • Emas
    • Fitrah
    • Fidyah
  • Sedekah
  • Wakaf
  • Kurban
  • Mitra Kami
  • donasi
  • jagapalestina
Kemanusiaan Donasi

Satukan Solidaritas Bantu Palestina


Dompet Dhuafa
Penggalangan ini bagian dari Jaga Palestina
Rp 24.933.737.613 136327 Donatur
99.73% dari target Rp 25.000.000.000
∞ hari lagi
donasi SEKARANG
Jadikan Favorit
Bagikan

Program ini mencurigakan? Laporkan
  • Detail
  • Kabar Terbaru 45
  • Donatur 136327
  • Affiliate Fundraiser 10
Detail

NO WORD! Tak bisa bayangkan bagaimana mereka bertahan selama hampir 2 tahun Genosida sejak serangan 07 Oktober 2023.😭 Pasca gencatan senjata berakhir, kota Gaza bak film horor yang nyata di depan kita. Genosida kian mengerikan, kelaparan semakin ekstren namun dunia bungkam! 

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan sedikitnya 59.733 warga Palestina tewas dan 144.477 jiwa terluka. Sementara masih ada ribuan jiwa lagi yang hilang di bawah reruntuhan dan kemungkinan syuhada. Hampir 70% korban adalah anak-anak dan perempuan.  

2,3 juta jiwa bertahan dalam kelaparan, tanpa air bersih, tanpa listrik, tanpa tempat berlindung dan kehidupan normal lainnya seperti kita semua. Bayi-bayi tak berdosa meninggal dalam pelukan ibunya, ada juga yang terpenggal kepalanya. 😭💔

Rumah Sakit, ambulance dan tenaga medis yang seharusnya sebagai garda terakhir kemanusiaan pun menjadi sasaran serangan kekejaman zionis. 

“Hasbunallah Wanikmal Wakil Nikmal Maula Wanikman Nasir.”  Yaa rabb tolong lindungi dan kuatkan saudara kami di Palestina. 

Insya Allah Dompet Dhuafa terus ikhtiar dalam membantu saudara kita di Palestina. Kami sadar, bahwa kebaikan ini tidak bisa terwujudkan semuanya sendiri. Semoga Allah selalu mudahkan proses bantuan dari para Sahabat semua hingga sampai ke Gaza-Palestina dengan cepat dan aman. Mohon doakan! 🤲

Sahabat baik, di tengah banyaknya isu dunia yang mencoba mengalihkan perhatian kita ke Palestina. Jangan lengah dan jangan lupakan mereka yang tengah berjuang untuk merdeka dari penjajahan Zionis. 

Meski terpisah jarak, tetap lantangkan suara dan kirim bantuan terbaik untuk warga Palestina. KLIK DONASI SEKARANG!

 

Kabar Terbaru 45
30 April 2026
22 Kapal Harapan Dihentikan, 640 Ribu Warga Gaza Kini di Ambang Kelaparan Ekstrem...

Hasbunallah wa ni'mal wakil, ni'mal maula wa ni'man nashir.
"Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung, Dia adalah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong."

Sejak Rabu, 29 April 2026, sebanyak 22 kapal kemanusiaan dari Global Sumud Flotilla yang sedang berlayar menuju Gaza kembali dibajak Israel di perairan internasional.

Kapal-kapan itu berlayar dengan satu tujuan sederhana: membawa harapan. Di dalamnya ada makanan, obat-obatan, dan bantuan yang sudah lama dinantikan oleh jutaan warga Gaza yang hidup dalam blokade Israel.

Tak hanya membawa bantuan, kapal kemanusiaan ini berlayar untuk menembus blokade kemanusiaan di Gaza.

Data Integrated Food Security Phase Classification (IPC) menunjukkan, lebih dari 2,4 juta penduduk Gaza kini hidup dalam kondisi kerawanan pangan akut. Sedangkan sekitar 640.700 orang berada di ambang kematian akibat kelaparan.

Angka itu bukan sekadar statistik, tapi manusia : anak-anak, ibu, dan keluarga yang perlahan kehabisan daya untuk bertahan.

Ironisnya, semua ini terjadi di tengah apa yang disebut sebagai “gencatan senjata”. Serangan udara, drone, dan kekerasan masih terus berlangsung setiap hari. Sejak Oktober 2025, sekitar 800 warga sipil Palestina telah kehilangan nyawa. Damai hanya terdengar dalam kata, tapi tidak pernah benar-benar dirasakan

Selama "gencatan senjata" 600 truk bantuan kemanusiaan dijanjikan, namun hanya sekitar 150 truk yang diperbolehkan masuk ke Gaza.

Lebih dari 2 juta rakyat Palestina kini hidup sebagai pengungsi di tanah mereka sendiri. Mereka tidak hanya kehilangan rumah, tapi juga rasa aman, kepastian, dan masa depan. Di tengah dunia yang perlahan mengalihkan perhatian, mereka masih menunggu bukan sesuatu yang mewah, tapi sekadar kehidupan yang layak.

Lantangkan suara, kirimkan doa terbaik, dan sisihkan bantuan terbaikmu hari ini, karena bagi mereka, itu bisa jadi satu-satunya harapan untuk bertahan hidup. KUATKAN SOLIDARITAS UNTUK PALESTINA

Bagikan
18 Maret 2026
Kebahagiaan Itu Menular, 300 Anak-anak Gaza Dapat Hadiah Jelang Hari Raya

Bahagia itu seharusnya menular. Di tengah kondisi yang serba terbatas, di antara tenda-tenda pengungsian di Gaza Utara, tawa anak-anak kembali terdengar. Bukan karena keadaan telah membaik, tetapi karena mereka baru saja menerima sesuatu yang sangat sederhana namun begitu berarti: hadiah Hari Raya.

Alhamdulillah, melalui kebaikan hati para donatur, sekitar 300 anak: khususnya anak-anak yatim menerima hadiah Idulfitri yang dibagikan di beberapa titik pengungsian, seperti:
  • Al-Hashimiya Shelter Center – North Gaza Strip
  • Al-Zahra Shelter Center – North Gaza Strip
Hadiah itu mungkin terlihat kecil bagi kita. Namun bagi mereka, itu adalah kebahagiaan yang sudah lama dirindukan.
 
 
Program Distribusi Hadiah Idulfitri untuk Anak-anak ini tidak hanya menghadirkan bingkisan. Lebih dari itu, ia membawa pesan bahwa mereka tidak sendiri. Bahwa masih ada saudara yang peduli, yang mengingat mereka, bahkan dari jarak ribuan kilometer.

Di tengah situasi yang sulit, perhatian kecil seperti ini menjadi penguat.
Menjadi pelipur luka. Dan menjadi pengingat bahwa harapan masih ada.

Sahabat, kebahagiaan yang hari ini dirasakan anak-anak Gaza adalah bagian dari kebaikan Anda.

Terima kasih telah membersamai perjuangan Palestina hingga detik ini.
Terima kasih telah menjadi bagian dari alasan di balik senyum mereka.
 
 
Jangan lewatkan kesempatan meraih keberkahan di waktu yang penuh kemuliaan. Mari terus hadirkan harapan, karena sekecil apa pun kebaikan, akan selalu berarti bagi mereka. KLIK SEDEKAH SEKARANG
Bagikan
16 Maret 2026
500 Parsel Ramadan Sampai di Gaza Utara. Ada Pesan dari Gaza: “Syukron Indonesia”

Di saat kita memasuki sepuluh malam terakhir Ramadan dengan penuh ketenangan, kedamaian. Di belahan bumi yang lain, saudara kita di Gaza jalani Ramadan dengan kedinginan, kelaparan, ketegangan dan gemuruh rudal yang siap jatuh kapan saja.

Sejak genosida yang terjadi pada 2023, sekitar 72.096 jiwa dilaporkan menjadi Syuhada berdasarkan data Kementerian Kesehatan Gaza per 1 Maret 2026. Luka itu belum benar-benar sembuh, bahkan saat Ramadan datang membawa harapan dan kemenangan. 

Di tengah segala kesulitan itu, pada 11 Maret 2026, sebuah momen sederhana menghadirkan senyum yang sudah lama jarang terlihat.

Di dalamnya berisi bahan makanan pokok: beras, pasta, minyak goreng, mentega samin, wortel, keju, tahini (pasta wijen), kacang polong, cokelat, kacang fava kaleng, gula, daging kaleng, saus tomat, bumbu, biskuit, kurma Ajwa, hingga selai.

Sebuah paket yang mungkin terlihat sederhana oleh kita, tapi terasa mewah dan jauh lebih besar dari sekadar bahan makanan.

Ia menjadi kesempatan untuk kembali menyalakan kompor di tenda kecil tempat mereka berteduh.
Ia menjadi alasan anak-anak bisa berbuka dengan makanan yang layak.
Ia menjadi pengingat bahwa di tengah dunia yang terasa sunyi, masih ada saudara yang peduli.

Ucapan terima kasih itu sejatinya bukan hanya untuk kami. Ia ditujukan untuk Bapak/Ibu para donatur yang dengan tulus menghadirkan harapan dari jarak ribuan kilometer. Meski terpisah hampir 9.000 km, kepedulian itu tetap menemukan jalannya.

Ramadan hampir mencapai garis finish. Teruntuk Bapak/Ibu, mari sempurnakan Ramadan dengan Zakat Fitrah. Karena Zakat Fitrah bukan hanya penutup sempurna yang tak hanya bernilai kewajiban, melainkan keberkahan bagi banyak orang yang membutuhkan.

Niat Zakat Fitrah :

 ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Klik ZAKAT FITRA DI SINI !

Bagikan
02 Maret 2026
Bukan Sekadar Air, 20.000 Liter Ini Adalah Nafas bagi Warga Gaza 💧

Alhamdulillah, di bulan suci Ramadan yang penuh berkah, Dompet Dhuafa kembali menunaikan amanah para donatur dengan menyalurkan 20.000 liter air bersih untuk warga Palestina. Sebanyak 10.000 liter disalurkan ke wilayah Khan Younis dan 10.000 liter lainnya ke Kota Gaza.

Saat dunia masih hening akan keadilan untuk Palestina, ada sekitar 20.000 liter air yang mengalir untuk keluarga-keluarga di pengungsian. Penyaluran dilakukan pada hari kedelapan Ramadan, Rabu (25/02/2026), melalui dua truk tangki air.

Di tengah Gaza yang masih terluka, sumber air terbatas, infrastruktur hancur, dan krisis kemanusiaan yang tak kunjung usai, air bersih menjadi penopang hidup yang paling dasar.

Anak-anak hingga orang dewasa mengantre dengan tertib, membawa jerigen, ember, hingga galon bekas. Setiap wadah yang terisi bukan hanya membawa air, tapi juga harapan untuk bertahan satu hari lagi.

Sahabat, di Ramadan ini, kita masih punya ruang untuk berbagi. Setiap sedekah yang kita titipkan bisa menjadi alasan mereka untuk tetap kuat, tetap hidup, dan tidak merasa sendirian. Karena setetes air ini bisa menjadi sejuta harapan untuk warga di Gaza. Klik DONASI SEKARANG

Bagikan
12 Desember 2025
Ketika Mobile Clinic Jadi Nafas Bagi 2.250 Pasien di Kamp Al-Nuseirat, Jalur Gaza

Di tengah duka Sumatera dan musim dingin yang kembali menghantam Gaza, ada satu cahaya kecil yang tetap menyala, layanan kesehatan Dompet Dhuafa yang terus bertahan untuk para penyintas. Genosida masih terjadi, kebutuhan kemanusiaan di Jalur Gaza meningkat drastis. Sektor kesehatan mengalami kerusakan besar, banyak rumah sakit tak lagi berfungsi, dan akses layanan medis esensial semakin sulit.

Dompet Dhuafa tetap hadir lewat Mobile Clinic, memberikan layanan kesehatan bagi para penyintas yang bertahan di wilayah Al-Nuseirat, Gaza. Layanan diberikan setiap hari, mulai dari perawatan darurat, pemeriksaan umum, rawat luka, konsultasi spesialis, hingga distribusi obat-obatan.

Alhamdulillah, sejak November 2025 Mobile Clinic Dompet Dhuafa berhasil melayani lebih dari 2.250 penerima manfaat. Anak-anak, ibu-ibu, ayah-ayah, dan lansia datang satu per satu, berkonsultasi, diperiksa, dan mendapatkan perawatan dalam ketenangan penuh harap. Mereka bukan sekadar pasien, mereka adalah manusia yang bertahan, yang mencoba bangkit dari kejamnya zionis Israel.

Di tengah tenda dan trauma, mereka masih mengucap: Syukron, Indonesia, Syukron Dompet Dhuafa. 
Ucapan “syukron” dan “terima kasih” yang datang dari mereka bukan sekadar kata, itu adalah rasa lega, harapan baru, dan kehidupan yang terus diperjuangkan.

Namun, perjuangan ini penuh tantangan. Keterbatasan sumber daya seperti minimnya obat-obatan, tingginya jumlah pasien, mobilitas yang terhambat, hingga infrastruktur yang rusak membuat operasional sering berjalan di bawah tekanan. Belum lagi dampak psikologis perang, khususnya pada anak-anak, yang membutuhkan pendampingan khusus — sesuatu yang makin sulit diberikan di kondisi lapangan.

Meski begitu, layanan kesehatan ini tetap berdiri. Tetap melayani. Tetap menjadi harapan kecil yang sangat berarti bagi ribuan nyawa. Dan semua itu tidak akan terjadi tanpa dukungan Bapak/Ibu.
 
 
Kondisi di Gaza sangat nyata: di tengah musim dingin kebutuhan akan tenda layak, selimut hangat, pakaian musim dingin, makanan bergizi dan layanan kesehatan masih sangat mendesak. Bantuan medis itu bukan kemewahan, namun penyelamat nyawa di tengah kondisi darurat. 
 
Di tengah bungkamnya dunia, mari terus jadi cahaya untuk Palestina agar lebih banyak lagi pemulihan dan pemeriksaan. Bantu kuatkan Gaza dengan klik DONASI SEKARANG
Bagikan
17 November 2025
Cahaya Kecil dari Joufa: Cerita di Balik 200 Hot Meal untuk Anak-anak Gaza

Udara yang biasanya sunyi, kini lebih hangat. Di halaman kecil sebuah sekolah di kawasan pengungsian Gaza, Joufa, Amman, wajah-wajah mungil itu tersenyum sederhana. Senyuman itu menjadi bahasa yang paling jujur, bahwa secercah kebaikan bisa menyalakan harapan, bahkan di tengah duka yang panjang.

Hari itu, Dompet Dhuafa datang membawa sesuatu yang mungkin tampak sederhana: 200 paket makanan hangat untuk para pengungsi Gaza. Namun bagi anak-anak itu, bukan sekadar “hot meal” yang mereka terima, melainkan pelukan tak terlihat—sebuah rasa bahwa masih ada yang peduli, masih ada yang memikirkan mereka.
 
Tidak hanya membawa bantuan "hot meal", tim Dompet Dhuafa juga mengajak anak-anak bernyanyi dan bermain. Langit Joufa pagi itu seolah ikut tersenyum, tawa riang menggema, menembus batas-batas duka yang selama ini menyelimuti.

Bagi sebagian orang mungkin hanya permainan biasa, tapi bagi anak-anak pengungsi, itu adalah momen berharga: saat mereka bisa menjadi anak-anak lagi.

Di sinilah peran Dompet Dhuafa dalam melanjutkan misi kemanusiaan untuk Palestina, tidak hanya menyalurkan bantuan pangan, tapi juga membangun harapan lewat shelter, food truck, klinik darurat, hingga pasar kecil bagi para pengungsi yang berjuang menata hidup dari awal.

Wilayah Joufa, atau Jabal Al-Joufa, berdiri di jantung Kota Amman. Dulu hanyalah salah satu dari tujuh bukit tua yang membentuk kota, kini menjadi rumah bagi banyak keluarga Palestina yang kehilangan tanah kelahirannya.
 
 
Sahabat, kebahagiaan kecil itu mungkin hanya berlangsung beberapa jam, tapi bagi mereka—itu adalah cahaya. Cahaya yang menuntun untuk terus tersenyum, untuk terus bermimpi tentang rumah, tentang masa depan yang lebih damai.

Kami percaya, setiap langkah kecil kebaikan bisa menumbuhkan harapan besar. Semoga tangan-tangan yang terulur hari ini menjadi bagian dari upaya memulihkan hak kemanusiaan mereka. 

Mari tetap lantangkan suara kebenaran, tetap langitkan doa untuk para pejuang Palestina. Klik DONASI SEKARANG

 

Bagikan
07 November 2025
Alhamdulillah, 100 Ton Bantuan Pangan & Medis Tiba untuk Pengungsi Gaza 🤲
 
Di tengah gencatan senjata yang terus dilanggar, langkah-langkah kecil kebaikan masih terus bergerak menuju Gaza.

Akhir Oktober lalu, tim Dompet Dhuafa menembus perjalanan panjang menuju Yordania. Di sana, ada sekitar 100 ton atau 3.840 paket pangan disalurkan untuk para pengungsi asal Gaza yang kini tinggal di camp-camp pengungsian di Yordania. 

Setiap paket berisi beras, minyak, dan bahan pokok lainnya, sederhana, tapi cukup untuk menguatkan langkah mereka beberapa hari ke depan.
 
 
Tak berhenti di situ, layanan ambulans dan tim medis Dompet Dhuafa bersama dokter relawan Yordania juga hadir di Camp Ash-Shunah Al-Janubiyah, Karameh. Sebanyak 115 penerima manfaat, terdiri dari ibu-ibu dan anak-anak, menerima pemeriksaan dan obat gratis. Sebagian besar mengeluh demam, flu, hingga radang tenggorokan, penyakit yang umum muncul di lingkungan padat dan minim fasilitas.
 
 
Sementara di Gaza, menurut data Program Pangan Dunia (WFP), setiap hari dibutuhkan sedikitnya 2.000 ton pangan agar mereka bisa sekadar bertahan hidup. 

Bapak/Ibu di sela keheningan dunia, kebaikan harus tetap bergerak. Suara kebenaran harus terus dilantangkan. Karena setiap doa, setiap aksi kecil, dan setiap rupiah yang kita titipkan akan berubah menjadi senyum, doa, dan keteguhan bagi pejuang kemerdekaan di Palestina.

💚 Klik di sini untuk menjadi bagian dari harapan mereka: [DONASI SEKARANG]
Bagikan
03 Oktober 2025
Mereka membom sekolah, anak kami menderita malnutrisi! Kisah hidup pejuang pengungsi Gaza

"Kami dievakuasi ke Yordania, awalnya kami tinggal di Khan Yunis, namun serangan datang berkali-kali hingga kami mengungsi dari Khan Yunis ke sekolah-sekolah di Al-Anwar. Besoknya, sekolah itu dibom sehingga kami mengungsi ke rumah sakit. Anak ini menderita malnutrisi, artinya kondisinya sangat buruk, kesehatannya sangat buruk,” ujar Abu Samur (29).

Ungkapan Ayah dari seorang anak penderita malnutrisi yang kini dievakuasi ke Yordania. Keluarga Abu Samur pernah merasakan getirnya hidup di bawah serangan beruntun di Khan Yunis, Jalur Gaza. Demi menyelamatkan diri, ia bersama istrinya, Linda, dan anak-anak mereka harus berpindah dari satu tempat ke tempat lain, tanpa kepastian akan adanya esok hari.

Menembus batas, tim Dompet Dhuafa menyapa keluarga penyintas Gaza melalui jalur Yordania pada Rabu (10/9/2025). Dompet Dhuafa menyalurkan paket berupa kebutuhan logistik, perlengkapan seperti selimut hangat untuk melindungi warga dari cuaca ekstrem. Kehadiran Dompet Dhuafa membawa lebih dari sekadar bantuan, tetapi juga semangat dan pelukan solidaritas.

Keluarga Abu Sumur dan penyintas lainnya tetap menyimpan satu harapan besar. Bila suatu saat Gaza kembali aman, mereka ingin pulang, kembali menjejak tanah kelahiran, dan melanjutkan hidup seperti sebelum rumah, kebun, serta seluruh kenangan mereka hancur oleh serangan zionis.

Sahabat, terima kasih sudah menemani perjuangan mereka sejauh ini. Jangan lelah dan lupakan mereka karena tidak ada kemerdekaan yang bisa dunia dapatkan, sebelum Palestina benar-benar merdeka.

Bantuan yang sudah terkumpul akan difokuskan untuk pemenuhan kebutuhan pangan, kesehatan, perlindungan, dan pendidikan bagi para pengungsi yang tengah berjuang mempertahankan kehidupan.

Insya Allah, dengan segala jalur tim Dompet Dhuafa terus berikhtiar dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk warga Palestina. Tetap temani perjuangan mereka hingga Palestina merdeka dengan Klik DONASI SEKARANG!

Bagikan
12 September 2025
✈️ Terbang Menembus Blokade: 1.538 Box Landing untuk Pengungsi Palestina. Dalam setiap box berisi harapan!

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Sahabat Baik
Di bulan kemerdekaan Agustus 2025 kemarin, ketika kita di tanah air merayakan kebebasan, saudara-saudara kita di Gaza masih terus berjuang untuk sekadar hidup.

Dompet Dhuafa bersama Forum Zakat (FOZ) dan mitra lembaga zakat telah menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui jalur udara dengan mekanisme airdrop. Sekitar 1.538 box dengan berat total 30,7 ton terkemas dalam 96 palet atau parasut besar mendarat untuk pengungsi Palestina di Yordania.

Di tengah blokade dan kelaparan yang menyesakkan, setiap bantuan yang berhasil menembus Gaza menjadi bukti harapan tak pernah sirna.

Tak berhenti di udara, bantuan juga menempuh jalur laut. Dompet Dhuafa juga terlibat dalam misi kemanusiaan bersama Indonesia Global Palestine Convoy dan Global Sumud Flotilla.

Berlayar bersama armada internasional untuk menembus blokade Gaza melalui Tunisia. Kapal-kapal ini akan berlayar membawa persediaan logistik. Meski mendapatkan 2 kali serangan rudal dan intimidasi mengiringi perjalanan, misi ini tetap berjalan dengan keyakinan bahwa kebaikan tak akan pernah bisa diblokade.

Bayangin, dalam setiap box berisi harapan—ada harapan seorang ayah agar anaknya tidak tidur dalam keadaan lapar. Dalam satu paket obat, ada doa seorang ibu agar bayinya tetap hidup.

Sahabat, apa yang menurut kita terasa kecil, di Gaza menjadi jawaban besar atas doa yang terus dilangitkan. Tetap lantangkan kebenaran tentang Palestina, kuatkan perjuangan mereka dengan Klik DONASI SEKARANG!

 
Bagikan
15 Agustus 2025
Sebungkus nasi ini sering menjadi barang mewah tuk Gaza!

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Sahabat Baik 

Mendobrak blockade kemanusiaan, Alhamdulillah pada bulan Juli - Agustus ini sekitar 4.500 paket makanan hangat siap saji bertahap warga Gaza terima. Nasi, sayuran dan masakanan kacang merah menjadi menu special yang menghangatkan tubuh 4.500 jiwa.

Fokus di tiga titik prioritas wilayah terdampak, yaitu pusat kamp Tel al-Hawa – Gaza Utara, kamp Umul Qura – Gaza Utara, dan pusat penampungan Bahrain – Gaza Utara.

Walaupun sedikit dan sederhana, tapi sebungkus nasi ini menjadi harapan dan menguatkan saudara ita di tengah krisis kemanusiaan di Gaza. 

Terima kasih Sahabat, kepedulian ini menjadi pengingat bahwa kebaikan tak mengenal batas dan jarak. 
Jangan pernah lelah dan lupakan mereka, karena perjuangannya masih sangat panjang. Tetap kuatkan mereka bertahan dengan Klik DONASI SEKARANG!

Bagikan
01 Agustus 2025
"Saya mau ke Surga, ada makanan di sana" cerita pilu anak Gaza

Sejak bulan Maret 2025 zionis memblokir seluruh akses bantuan kemanusiaan masuk ke Gaza. Persediaan logistik didalam Gaza sudah habis tak tersisa.
Dari 2,4 juta jiwa penduduk yang kelaparan akut, 70.000 anak di antaranya sudah menunjukkan tanda-tanda kekurangan gizi buruk atau malnutrisi.

Saking kelaparan dan keputusasaan setiap hari, seorang anak di Gaza mengutarakan keinginan untuk meninggal agar bisa pergi ke surga, karena mereka percaya "di sana setidaknya tersedia makanan", ujar Antonio Guterres - Sekjen PBB

Dalam 24 jam terakhir sedikitnya ada 10 orang tewas akibat kelaparan, termasuk anak-anak. Tubuh mungilnya tak kuat menahan lapar berbulan-bulan, tubuhnya kering hingga tampak tulang belulang.

Minggu, 27 Juli 2025 ada sekitar 100 truk bantuan kemanusiaan dari Mesir mulai memasuki Jalur Gaza. Namun jumlah tersebut masih jauh dari kebutuhan untuk 2,4 juta penduduk.

Sahabat, jangan lengah dan jangan tertipu karena semua bantuan yang masuk harus sama-sama kita pantau agar berjalan dengan aman tanpa diserang zionis.

Selain akses bantuan kemanusiaan harus dibuka total, genosida juga harus segera dihentikan. Terus lantangkan suara, doa dan ikhtiar bantuan untuk saudara kita di Gaza Palestina. Klik KUATKAN WARGA GAZA BERTAHAN

Bagikan
04 Juli 2025
Masa kecil mereka dicuri dan hancur, 40.000 anak yatim di Gaza masih kelaparan!

Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh Sahabat Baik 

Sejak meletusnya serangan Israel pada Oktober 2023, jumlah anak yatim di Gaza melonjak drastis, dari 22.000 menjadi lebih dari 40.000 jiwa.

Hari ke-621, genosida pun masih berlanjut hingga detik ini. Anak-anak hidup dalam kondisi memprihatinkan—kelaparan, kedinginan, dan dihantui mimpi buruk setiap malam.

Masa kecil mereka dicuri dan hancur di tengah reruntuhan genosida oleh Israel. Apa kabar masa depan mereka? 

Bantuan kemanusiaan memang bertahap dibuka, namun sayangnya Israel masih terus menembaki warga Gaza saat sedang mengantre bantuan di tengah teriknya panas dan kelaparan. 

Kisah-kisah seperti ini menggambarkan betapa masa kecil di Gaza bukan lagi masa bermain dan belajar, tetapi berubah menjadi perjuangan bertahan hidup dan kehilangan semuanya. 

Sahabat Baik, jangan lupakan anak-anak Gaza yang masih kelaparan dan berjuang untuk bertahan hidup. Luka ganda mereka juga menjadi tanggungjawab kita semua sebagai saudara muslim dan kemanusiaan. 

Terus lantangkan suara untuk mereka, kuatkan doa dan bantuan dengan Sedekah Tuk Palestina! 

Bagikan
25 April 2025
Ternyata ini perjalanan bantuan Anda bisa sampai ke Gaza

566 hari bukanlah hari yang singkat, Sahabat bisa bayangkan bagaimana saudara kita di Gaza bertahan hingga sekarang? 💔

Sedikitnya 51.305 jiwa warga sipil tewas, 117.096 lainnya luka-luka. Parahnya, pasca gencatan senjata pada 18 Maret 2025 zionis semakin kejam lancarkan genosida. Anak-anak dan perempuan menjadi target utama, tak hanya itu—garda terakhir seperti tim medis, rumah sakit dan ambulans tak luput jadi sasaran rudal dan tembakan.

 

Sejak Oktober 2023, jutaan bantuan datang untuk mereka. Salah satunya Dompet Dhuafa terus berikhtiar mengirim bantuan, dimana untuk menyalurkan amanah dari Sahabat Baik.

Lalu bagaimana proses bantuan Sahabat hingga sampai ke Palestina?

Di tengah blokade dan genosida yang masih berlanjut hingga detik ini, bantuan bertahap disalurkan bersama mitra lokal dan jalur-jalur kemanusiaan di Palestina. Dari mulai mengirim tim kemanusiaan, ambulans, makanan siap santap, obat-obatan, pos medis, popok bayi, hygiene kit, masjid darurat, air bersih, shelter, pakaian hangat dan lainnya.   

Alhamdulillah, sekitar 202.264 jiwa rasakan bahagia karena sedekah Sahabat. Di bulan Ramadan 2024, Dompet Dhuafa menyalurkan 9.000 Paket Iftar dan 400 paket parsel ramadan. Tak hanya itu, di bulan Ramadan 2025 Dompet Dhuafa juga kirimkan bantuan 2.000 paket parsel ramadan, 20.000 paket iftar dan sahur serta mendirikan masjid darurat yang digunakan oleh pengungsi Gaza untuk shalat tarawih dan ibadah lainnya.

Terima kasih, bantuan Sahabat sangat berarti untuk mereka. Karena bantuan Sahabat menjadi sambung harapan mereka bertahan hidup hingga kini.

Insya Allah—hingga kini Dompet Dhuafa terus melanjutkan upaya-upaya untuk mengirim bantuan kemanusiaan meskipun segala akses zionis blokade. Perempuan, anak-anak dan lansia menjadi prioritas Dompet Dhuafa karena mereka adalah kelompok paling terdampak.

Jangan biarkan mereka merasa sendiri dalam perjuangan yang panjang ini. Mereka butuh jutaan bahkan milyaran bantuan untuk perlahan pulih dan bangkit. Tetaplah bersuara dan dukung perjuangan mereka hingga merdeka. 

Karena bungkamnya kita, ada anak-anak Gaza kehilangan masa depannya. Ada anak-anak Gaza yang meninggal karena kelaparan, ada anak-anak Gaza yang mendadak Yatim dan penuh derita-derita lainnya. Sama-sama kita kuatkan mereka bertahan dengan klik DONASI SEKARANG!

Bagikan
26 Maret 2025
GAZA KEMBALI DISERANG, KUATKAN KEMBALI SOLIDARITAS! ✊

🌙 Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Sahabat Baik ☺️

Malam itu 18 Maret 2025 langit Gaza kembali memerah. Hanya dalam 50 jam, sebanyak 710 warga Palestina syahid dan 1.042 lainnya luka-luka. Ramadan yang seharusnya penuh berkah, justru menjadi penderitaan tanpa akhir.

Saudara-saudara kita di Palestina  berjuang untuk bertahan hidup. Rumah sakit kehabisan obat, bayi-bayi meninggal dalam pelukan ibunya, dan jutaan jiwa terancam kelaparan lagi. 

Rasulullah ﷺ bersabda:

"Perumpamaan kaum mukminin dalam cinta dan kasih sayang mereka seperti satu tubuh; jika salah satu anggota tubuh sakit, maka seluruh tubuh ikut merasakan sakit dengan tidak bisa tidur dan demam."

(HR. Muslim No. 2586)

Jangan biarkan dunia berpaling, terus lantangkan kisah mereka sampai Palestina merdeka. Di malam-malam terakhir Ramadan ini, jangan biarkan mereka berjuang sendirian. 

Ayo temani mereka untuk jaga dan selamatkan bumi para nabi. Klik Kuatkan Sekarang! 

Bagikan
14 Maret 2025
Alhamdulillah, Paket Sahur dan Berbuka Tiba di Gaza

Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh Sahabat Baik ☺️

Pekan kedua Ramadan, kabar bahagia datang dari masyarakat Gaza  karena mereka dapat menikmati sahur dan berbuka puasa. 

Sejak awal Ramadan, kami melalui mitra lokal mendirikan dapur umum untuk membantu para penyintas di Gaza. Alhamdulillah, ribuan bantuan paket sahur dan berbuka puasa hiasi Ramadan mereka di tenda-tenda pengungsian.

Mereka sabar dan tenang mengantre, mengambil makanan dengan wadah seadanya untuk dinikmati bersama keluarga.

"Syukron, Jazakumullah khairan katsiran" ribuan untaian doa dari masyarakat Gaza untuk Sahabat semua karena sudah meringakan luka mereka. Senyum bahagia mereka tentu menjadi bahagia kita juga.

Sekali lagi, terima kasih Sahabat Baik yang senantiasa terus membersamai perjuangan Palestina hingga saat ini. Perjuangan mereka masih panjang, jangan lelah, jangan lengah dan tetap lantangkan suara kita untuk mereka! 

Temani Perjuangan Palestina dengan Kirim Paket Sahur dan Berbuka. KLIK : KUATKAN PALESTINA 👇🏻

Bagikan
02 Maret 2025
✨ Alhamdulillah, 2000 Parsel Ramadan Tiba di Gaza Utara🌙

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Sahabat Baik ☺️

Inilah potret momen Ramadan di Palestina, mereka menjalani sahur dan berbuka secara komunal di tengah balutan puing bangunan.

Kabarnya, bantuan kemanusiaan yang masuk dibatasi kembali seiring gencatan senjata tahap pertama telah berakhir. Sedangkan kelaparan masih menemani hari mereka di tenda-tenda pengungsian.

Alhamdulillah, jelang bulan Ramadan pekan ketiga Februari 2025 kemarin Dompet Dhuafa berhasil mengirim sekitar 2000 paket parsel untuk para penyintas di Deiar al Balah, Gaza Utara.  Menurut mitra kami di Gaza, ternyata banyak sekali bayi, balita, anak-anak, perempuan dan lansia yang berada di tenda pengungsian tersebut. 😭

Bulan Ramadan seakan menjadi obat penguat iman dari segala kepedihan yang sedang mereka alami. Masyarakat Gaza sangat senang ketika menerima bantuan dari Sahabat dan ribuan kebaikan doa dan rasa syukur mereka panjatkan untuk kita semua. Masya Allah.  

Marhaban ya Ramadan. 🤲🏽📿💫✨🌙

Semoga kita semua dapat menjalani Ramadan dengan damai penuh ketaqwaan dan saudara kita di Palestina segera mendapatkan keadilan dan kebebasan dari Zionis. Aaamiiin.

Sahabat, selain doa yang menghidupi hari, uluran tangan bersama bisa ukir bahagia saudara kita di Palestina. Yuk, kirim parsel Ramadan untuk mereka. Klik Sedekah Sekarang

Bagikan
21 Februari 2025
Pasca Gencatan, Kini Pos Medis Hadir di Gaza!

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Sahabat Baik ☺️

Pasca gencatan senjata mereka tetap pulang meskipun rumah mereka sudah hancur, tubuh mereka penuh luka, perut mereka lapar dan derita lainnya.

Bukan tanpa alasan, mereka kembali karena bumi Palestina yang diberkahi Allah SWT. Meskipun mereka kembali tanpa keadaan utuh dan tanpa memiliki apa-apa lagi.

Di tengah gencatan berlangsung, Alhamdulillah Dompet Dhuafa berkolaborasi dengan FPEA berhasil mendirikan Pos Medis (Medical Point) di wilayah Gaza Utara.

Hadirnya Pos Medis ini sangat dibutuhkan untuk memberikan layanan kesehatan masyarakat Gaza yang berada di kamp-kamp pengungsian, khususnya anak-anak, perempuan dan lansia.

Jelang Ramadan, kabar mereka mulai redup dan kondisi mereka belum membaik. Yuk, sama-sama kita ringankan luka mereka dengan Sedekah Jumat Tuk Palestina. KIik Kuatkan Palestina!

Bagikan
10 Januari 2025
❤️‍🩹 Surgical Operations jadi harapan sembuh warga Gaza yang terluka

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Sahabat Baik ☺️

Layanan kesehatan di Jalur Gaza diambang kehancuran. Tak ada rumah sakit yang memiliki alat-alat medis memadai, tenaga medis yang bertugas ditangkap dan syahid karena genosida.

“Mereka perlu dipasangi peralatan medis, dan beberapa dari mereka mengalami cedera parah.” Hani Mahmoud seorang jurnalis dari Al Jazeera. 

15 bulan bukanlah waktu singkat karena setiap detiknya mereka pun di ambang kematian ketika serangan-serangan dari Zionis datang. Korban luka-luka selalu bertambah, setidaknya 109.196 orang terluka karena serangan zionis. Banyak operasi bedah terpaksa ditunda akibat keterbatasan kapasitas rumah sakit dan biaya medis yang tinggi.

Karena kebaikan Sahabat, Alhamdulillah bantuan Surgical Operation bisa berdiri untuk membantu penanganan medis bagi 100 pengungsi Palestina di Kompleks Kesehatan Al Razi - wilayah Al Nuseirat Jalur Gaza. 

Program ini sangat genting bagi mereka yang memiliki berbagai macam penyakit dan membutuhkan operasi bedah yang mendesak di tengah blokade kemanusiaan. 

Terima Kasih Sahabat, karena setiap pasien memiliki kisah perjuangannya sendiri. Awal tahun ini mari tetap kuatkan mereka, tetap langitkan jutaan doa untuk saudara kita di Palestina agar segera terbebas dari derita. Klik Satukan Solidaritas Pejuang Palestina

 

Bagikan
27 Desember 2024
Alhamdulillah, Kado Spesial Akhir Tahun Hangatkan Warga Gaza

Beberapa hari terakhir, Gaza mengalami cuaca dingin yang ekstrem. Sementara bantuan kemanusiaan seperti makanan, air dan perlengkapan musim dingin masih terus di blokade Isarel.

Kondisi ini menyebabkan tiga bayi Palestina meninggal karena hipotermia. 😭 Tubuh mungilnya tak kuat menahan dinginnya malam dan hembusan angin kencang yang masuk ke dalam tenda pengungsian, suhu di Gaza pun hingga 9 derajat Celcius.

Salah satu Ayah dari bayi bercerita bahwa selama ini mereka tinggal di tenda dengan alas pasir di wilayah al-Mawasi - Khan Younis. 😭 

 "Kami tidur di pasir dan tidak punya cukup selimut dan kami merasa kedinginan di dalam tenda," katanya kepada Al Jazeera. "Hanya Tuhan yang tahu kondisi kami. Situasi kami sangat sulit." 

Alhamdulillah, bantuan kemanusiaan dari Sahabat mendarat di Gaza Utara bulan Desember ini berupa 250 jaket untuk anak-anak dan 250 pijama untuk wanita. Kebahagiaan ini mungkin kecil menurut kita, namun besar bagi mereka untuk menghadapi cuaca dingin saat ini. 

Selama lebih dari setahun Genosida, mereka hidup penuh derita. Kehilangan orang tersayang, tempat tinggal, kelaparan dan kedinginan. 

Lengah sedikit tahun 2024 segera berakhir, namun genosida belum juga berhenti. Sahabat, jangan lelah ya! Mari tetap bersama dampingi mereka untuk hadapi musim dingin yang ekstrem. Klik Kuatkan Pejuang Palestina.

Bagikan
20 Desember 2024
Alhamdulillah, Bantuan Air Alirkan Harapan dan Selamatkan Kehidupan

Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh Sahabat

Data terupdate hingga kini 20 Desember 20224, genosida yang terjadi selama lebih dari 400 hari, telah meluluhlantakkan Gaza, Palestina. Menelan hingga 45.192 jiwa dan melukai 107.338 jiwa tak berdosa. Fasilitas umum seperti sekolah, rumah sakit dan fasilitas air bersih turut menjadi target kebrutalan tentara zionist.

Sejak perjanjian Balfour 1917, sumber daya air di Palestina menjadi salah satu isu utama. Otoriter Israel mengambil langkah penuh atas  sumber air, seperti penyegelan sumur, penghancuran infrastruktur sumber air, dan larangan pembangunan sumur baru tanpa izin. Saat ini aliran Air yang mengalir ke Gaza denga sengaja dicemarkan dengan limbah dan kotoran.

Khan Younis, kota terbesar di Gaza Selatan, mengalami krisis air bersih sejak genosida dimulai. Menghancurkan leboh dari 70% sumur di kota tersebut. 1,2 juta warga dan pengungsi di Khan Younis tidak bisa memperoleh air bersih dan air layak minum.

Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa Pada Selasa (3/12/2024), membantu memasok persediaan segala kebutuhan hidup. Salah satunya dengan mendistribusikan air bersih ke wilayah Khan Younis.

“Kami semua berharap, dengan bantuan air bersih yang diberikan dapat membantu mengikis kesulitan memperoleh akses air bersih yang diderita oleh para penyintas di sana,” ucap Shofa El-Quds, Kepala Respon Situasi Darurat di Palestina.

Selain itu, Dompet Dhuafa juga membantu layanan kesehatan, antara lain: obat-obatan, peralatan dan perlengkapan medis ke RS Kamal Adwan, bahan bakar generator RS, pengiriman BBM 3.000 liter untuk RS Kamal Adwan dan 2.000 liter BBM untuk 12 mobil Ambulans, layanan medis di RS dan daerah pengungsian, dua unit bantuan layanan Ambulans di Gaza Selatan, juga bantuan medical point vaksinasi Polio.

Alhamdulillah, hingga saat ini Dompet Dhuafa telah membantu 117.334 warga Palestina yang terdampak agresi militer Israel.

Sahabat, segala bentuk upaya tidak akan dapat berjalan tanpa dukungan dari berbagai pihak. Setiap sedekah berupa donasi kemanusiaan telah berhasil sampai di tangan para penerima manfaat.

Palestina masih butuh dukungan kita, mari rapatkan barisan dan jaga solidaritas untuk saudara-saudara kita di Palestina. KLIK KUATKAN PEJUANG PALESTINA

Bagikan
13 Desember 2024
Barang Sepele Yang Menjadi Mewah

Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh Sahabat Baik 

Di masa Covid-19, kita semua tau betapa pentingnya mencuci tangan dengan sabun dan air bersih. Bahkan mencuci tangan setelah dari luar rumah sudah menjadi kebiasaan banyak orang saat ini.

Namun bagaimana jika tidak bisa mencuci tangan atau membersihkan diri, karena tidak ada alat kebersihan seperti sabun, sampo, dan air bersih? Penyakit diare yang bisa disembuhkan dengan obat ringan dan mencuci tangan saja bisa menjadi penyakit berbahaya yang menular.

Di Gaza, setiap keluarga berjuang menjaga kebersihan di pengungsian yang padat dan sesak.  Mencuci tangan dengan sabun dapat mengurangi penyakit diare hingga 40%, namun kini sabun tidak tersedia, tentara zionis melarang masuknya sabun dan alat kebersihan lainnya masuk ke Gaza.

Sekitar 150.000 warga Gaza menderita penyakit kulit sejak 7 Oktober 2023. Selain itu, hepatitis A, Cacar air, infeksi jamur, virus juga sedang menyebar luas.  Sistem imun anak-anak di Gaza menurun akibat kelaparan yang berkepanjangan. Ya Allah selain harus bertahan dari lapar dan haus, mereka harus bertahan dari penyakit kulit yang menyebar luas 😭

Sahabat, kini Gaza memasuki musim dingin. Curah hujan mulai meningkat, suhu menjadi lebih dingin, namun tantangan menjadi lebih besar.  Tenda yang berdiri selama 13 bulan Genosida, sudah dalam kondisi rapuh untuk terus bertahan. 

Di Gaza, barang sederhana seperti sabun menjadi barang mewah yang sulit didapatkan. Satu sabun sederhana kini menjadi harapan besar bagi mereka untuk kesehatan dan kehidupan. Jangan biarkan harapan mereka pudar.

Mari jadikan uluran tangan kita sebagai jawaban dari harapan mereka. Bantu Kuatkan Palestina!

 

Bagikan
28 November 2024
Kita Bisa Jadi Penghangat Untuk Palestina!

Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Sahabat Baik, bayangkan syahdunya saat musim dingin tiba, mendengar hembusan angin, anak-anak berlarian menikmati hujan yang turun, bahkan di belahan dunia lain musim dingin menjadi moment berkumpul keluarga didepan perapian. Saling menghangatkan dan berbincang.

Namun berbeda dengan Palestina,

Setelah 419 hari Genosida, tenda pengungsian yang terbuat dari kain dan plastik sudah tidak mampu melindungi dari cuaca dingin, alas tenda yang masih tanah sangat rentan terhadap banjir, sementara pakaian hangat mereka terbatas.

Di Gaza, musim dingin mampu menembus suhu 8–15°C. Dimulai November hingga Februari, suhu akan semakin turun saat malam hari, dan hujan deras yang turun memperburuk kondisi masyarakat.

Bapak/ibu, musim dingin kali ini akan lebih dingin dari sebelumnya. Rusaknya infrastruktur membuat warga Gaza kehilangan tempat berteduh yang layak.

Meskipun akses bantuan kemanusiaan untuk mencapai ke dalam wilayah Gaza tidak mudah, Insya Allah Dompet Dhuafa terus berikhtiar mengirim beragam bantuan kemanusiaan ke Palestina.

Memasuki musim dingin ini, ada beberapa kebutuhan yang akan disalurkan sebagai berikut:

Yaallah mudahkanlah setiap proses pendistribusian bantuan kemanusiaan kepada saudara kami di Palestina.

Bapak/Ibu, sekecil apapun dukungan kita sangat menguatkan mereka untuk bertahan di tengah serangan. Klik SEDEKAH SEKARANG untuk bantu kuatkan perjuangan Palestina!  

Bagikan
17 November 2024
Gaza Utara Kembali Kehilangan Tenaga Medis Terbaiknya

Assalamu'alaikum Warrahmatullah Wabarakatuh Sahabat Baik

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun,
Kabar duka yang mendalam kembali datang dari tanah suci Palestina

Duka mendalam untuk syahidnya dr. Mohammed Shabat, relawan medis Dompet Dhuafa yang bertugas di Gaza, Palestina. Beliau Syahid bersama istri dan 11 anggota keluarganya dalam serangan yang diluncurkan di kediamannya Beit Hanoun, Gaza Utara.

dr. Mohammed menempuh pendidikannya di Indonesia, tepatnya di Fakultas Kedokteran UIN Jakarta. Selama ini dr. Mohammed telah menjadi penghubung penting dalam penyaluran bantuan medis di Gaza, khususnya di wilayah Gaza Utara. Beliau merupakan bagian dari FPEA (Alfursan Palestine Emergency Association) dan berdedikasi di RS Kamal Adwan.

Bersama sang istri yang juga seorang dokter, saling berjuang bersama-sama dalam menjalankan tugas mulia sebagai pekerja medis, walau menghadapi berbagai ancaman di wilayah yang tak ada lagi kata aman.

Kini hanya ada Jamal, anak dari dr. Mohammed yang menjadi satu-satnya korban selamat dalam serangan tersebut.

Sahabat Baik, di tengah banyaknya isu dunia yang mencoba mengalihkan perhatian kita ke Palestina. Tetap bersamai perjuangan ini! Mari kuatkan perjuangan Palestina. SEDEKAH SEKARANG!

Bagikan
08 November 2024
Simbol Kedamaian Yang Tumbuh Subur Ribuan Tahun di Tanah Palestina

Assalamu'alaikum Warrahmatullah Wabarakatuh Sahabat Baik

Pernah dengar perkebunan zaitun yang sudah ditanam sejak ribuan tahun lalu?
Selain buah semangka, pohon zaitun di Palestina juga tumbuh subur sejak ribuan tahun lalu sebelum masehi.

Tanah pegunungan Palestina memiliki drainese yang baik, teksturnya berbatu dan berkapur. Memilik sistem akar yang dalam dan luas, yang memungkinkannya mencari sumber air di dalam tanah, terutama saat musim kering. Akar yang kuat ini juga membantu pohon zaitun bertahan dalam kondisi tanah yang tak selalu kaya nutrisi. Hal ini menjadikan pohon zaitun sangat tahan terhadap kekeringan, faktor penting mengingat kondisi air di Palestina yang sangat terbatas.

Teknik merawat pohon zaitun diwariskan kepada masyarakat Palestina dari generasi ke generasi. Dengan teknik yang masih tradisional, membuat pertumbuhan dan kualitas buah yang dihasilkan tetap terjaga dengan baik, memungkinkan umur yang panjang dan produktivitas yang tinggi dari setiap pohon.

Sebelum Genosida yang terjadi lebih dari setahun ini, perkebunan zaitun di Palestina sangat jauh dari gangguan eksternal dan kerusakan. Lingkungan yang stabil membuat pohon ini terus tumbuh dengan baik tanpa ada ancaman di habitatnya

Saat panen buah zaitun tiba, para petani akan memetik buah bersama keluarga besarnya, diiringi senyuman dan lagu-lagu daerah, mereka menyambut riang buah yang mereka petik, keadaan menjadi sangat riang saat waktu panen tiba.

“Hati kami membara, melihat tanah-tanah dan pohon-pohon yang dibakar dan dirudal” Ucap salah satu petani.

Butuh satu tahun untuk panen zaitun, namun tentara Zionist beserta penduduknya memotong dan membakar pohon zaitun yang sebagian sudah berusia ratusan tahun.
Tak hanya itu, bahkan tentara zionist turut meratakan lahan dan meyemprotkan pestisida untuk menghancurkan tanaman 😭

Kini, kondisi perkebunan yang diserang sangat mengkhawatirkan. Ribuan pohon yang berusia ratusan hingga ribuan tahun hilang, menurunnya tingkat kesuburan tanah, dan kini pemukim ilegal mulai menempati kebun zaitun yang sebelumnya dirawat oleh masyarakat Palestina.

Sahabat, Pohon Zaitun yang tumbuh baik di Palestina merupakan sebuah simbol ketahanan, kekuatan dan kedamaian. 
Pohon zaitun mampu bertahan dalam kondisi sulit, bahkan ditengah kondisi sulit masih bisa menghasilkan buahnya. Begitupun dengan masyarakat Palestina, layaknya akar pohon yang sudah tertanam ditanah, mereka akan tetap berdiri meskipun badai menghantam. Masyaallah 😭❤️
 
Sahabat, Palestina masih terjajah, penderitaan masih mereka rasakan setiap hari. Tentu, ribuan bahkan jutaan dukungan Bapak/Ibu terus mereka harapkan. Kuatkan Pejuang Palestina Sekarang!
 
Bagikan
31 Oktober 2024
Alhamdulillah, Akses Kesehatan Mulai Hadir Lagi di Gaza

Assalamua'laikum Warrahmatullah Wabarakatuh Sahabat Baik

lebih dari 12 bulan genosida yang terjadi, menurut data Kemenkes Palestina, setidaknya 42.000 lebih orang meninggal dunia dan 95.551 orang terluka di Jalur Gaza. Lebih dari 564 sekolah di Jalur Gaza juga terkena dampak langsung atau rusak akibat serangan Israel. Kemudian, 360.000 unit rumah atau hunian terdampak serangan tersebut, sehingga mengakibatkan lebih dari 1,7 juta jiwa terpaksa mengungsi.

“Saya pribadi dan juga yayasan, kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada Dompet Dhuafa serta orang-orang yang support kegiatannya dengan memberikan bantuan peralatan-peralatan kesehatan yang ini sangat membantu sekali untuk para penyintas yang ada di sini,” tutur Ketua FPEA sekaligus Direktur RS Kamal Adwan Gaza Utara, Fares A. Afana.

Alhamdulillah, Medical point/klinik untuk rakyat Palestina sudah tersedia di beberapa titik.

Salah satunya klinik hemodialisa di Gaza Utara. Medical Point ini telah memberikan pelayanan vaksinasi polio kepada 400 anak di bawah usia 10 tahun.

 

“Berharap dengan banyak pihak yang peduli, maka banyak masyarakat Palestina yang dapat terbantukan. Penyaluran program yang amanah akan terus kami tegakan, demi kemerdekaan Palestina,” kata Ahmad Juwaini, selaku Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika.

Bapak/ibu, Dompet Dhuafa terus berkomitmen membantu memenuhi kebutuhan masyarakat Palestina. Terutama masyarakat Palestina seperti anak-anak, perempuan, dan mereka yang terlambat mendapatkan layanan kesehatan serta masyarakat yang berada di kamp-kamp pengungsian.

 

Donasi untuk Palestina selalu terbuka kapanpun bagi siapapun. Mari ulurkan tangan, satukan langkah, bersama Dompet Dhuafa untuk Palestina. Klik Kuatkan Perjuang Palestina Sekarang!
Bagikan
14 Oktober 2024
Ditengah Gelapnya Malam, Kobaran Api Kembali Menyelimuti Kamp Pengungsian
Assalamu'alaikum Warrahmatullah Wabarakatuh Sahabat Baik..
 
Lagi, Gaza dibakar hidup-hidup
Setelah Rafah yang mendapat serangan udara Israel menargetkan sebuah kamp pengungsi hingga mengakibatkan setidaknya 45 orang, termasuk wanita dan anak-anak, terbakar hidup-hidup​. 

Kini Deir Albalah, di kamp dekat Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa, kembali mendapat serangan udara dari tentara Israel..
Serangan udara menargetkan area dekat rumah sakit, di mana 25 orang dilaporkan Syahid dan sekitar 50 lainnya mengalami luka-luka​. Pada serangan ini, banyak sekali orang-orang yang terbakar dalam keadaan hidup. Belum lagi, tenda yang menjadi tempat berlindung juga hancur terbakar. 
Hasbunallah wa nikmal wakiil, nikmal maula wa nikma nasiir
 
Dimalam yang sama, di sebuah bangunan yang dinyatakan aman, serangan udara juga dijatuhkan di suatu sekolah di Nuseirat, Gaza. Sebuah sekolah yang menampung ratusan pengungsi, yang berasal dari berbagai wilayah di Gaza, yang mengakibatkan sedikitnya 28 orang Syahid, termasuk anak-anak.
 
Serangan ini merupakan yang terbaru dari serangkaian serangan Israel terhadap sekolah-sekolah yang menjadi tempat pengungsian. 
Pada tanggal 1 Agustus, serangan terhadap sekolah Dalal Al-Mughrabi di utara Kota Gaza, sekitar 15 orang Syahid. Pada tanggal 11 September, serangan terhadap sekolah al-Jawni, sekitar 18 orang Syahid. Hingga yang terbaru, 13 Oktober terhadap Sekolah Rafidah di Deir Al-Balah.
 
 
Apa masih ada tempat aman di Gaza?
Bahkan di Gaza Utara, Pasukan darat dan udara juga menyerang wilayah Jabaliya. Tercatat hingga hari ini 42.000+ jiwa Syahid, diantara jumlah tersebut lebih dari 16.900 adalah anak-anak dan 11.500 adalah wanita, dan sekitar 97.720 orang lainnya mengalami luka-luka akibat serangan yang berkelanjutan​
 
Sampai kapan penderitaan ini akan berakhir? harus berapa jiwa lagi yang syahid?
Bapak/ibu.. terus berjuang bersama ya.. perjuangan kita bersama warga Palestina masih panjang. Doa-doa kita untuk mereka harus terus dilangitkan, bantuan sekecil apapun sangat berarti untuk Palestina. Rapatkan barisan, satukan solidaritas Klik BANTU KUATKAN PALESTINA Sekarang!
 
Bagikan
30 September 2024
Satu Tahun Genosida, Mereka Kembali Memasuki Musim Dingin.. 😭

Sahabat, Pernah dengar tentang orang-orang yang takut hujan dan berharap musim dingin tidak pernah datang?

Hampir satu tahun Genosida sejak 07 Oktober 2023, kondisi Palestina belum pulih. Memasuki Musim dingin suhu  rata-rata terendah 10°C dan tertinggi 17°C. Belum lagi hujan deras dan musim dingin juga mulai menyelimuti mereka.

Masih banyak tenda pengungsian yang terbuat dari kain dan nilon sehingga terendam akibat hujan deras. Berdasarkan laporan kantor media Gaza, 74% Tenda Pengungsi di Gaza Sudah Tidak Layak. Setelah 11 bulan pengungsian tanpa henti, kondisi tenda sudah tidak mampu lagi melindungi di tengah cuaca ekstrem.

Saat musim panas warga Gaza kesulitan air, dan harus bertahan diteriknya sinar matahari.

Saat musim dingin mereka membutuhkan pakaian, sepatu, dan alat penghangat lainnya. Sementara mereka masih terkepung, akses mereka terbatas, bantuan masih di blokade. 

Dengan kondisi ini, bagaimana mereka bertahan menghadapi musim yang di situasi normal saja sangat sulit untuk dihadapi ?

Tetap bantu dan doakan saudara kita di Palestina yaa.. 

Insya Allah Dompet Dhuafa terus ikhtiar dalam membantu saudara kita di Palestina. Sama-sama kita tahu bahwa akses bantuan juga diblokade Zionis, namun jangan pernah lelah. Kami sadar, bahwa kebaikan ini tidak bisa terwujudkan semuanya sendiri. Semoga Allah selalu mudahkan proses bantuan dari para Sahabat semua hingga sampai ke Gaza-Palestina dengan cepat dan aman. Mohon doakan! 🤲

 

#SahabatBaik tetap lantangkan suara dan kirim bantuan terbaik untuk Kuatkan Palestina!

Bagikan
22 September 2024
Masih Sampaikah Kabar Palestina di Beranda Sahabat?
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Sahabat Baik 😊
 
Sahabat .. masih sampaikah kabar tentang palestina?
Jika kabarnya sudah mulai reda di halaman media sosial, maka kami akan terus mengabarkan tentang para calon penghuni syurga yang semakin hari semakin menderita di tanah mereka sendiri.
 
Potret anak-anak yang terluka, malnutrisi, dan kehilangan orangtua.. rasanya hampir sudah biasa kita lihat bukan? 💔
90% warga Palesina tidak memiliki tempat yang aman untuk berlindung.
 
Krisis kemanusiaan kian meningkat. Penyakit kulit mulai menyerang anak-anak, rumah dan fasilitas kesehatan dirudal tida tersisa.. untuk mengambil bantuan makanan dan air mereka harus antri berjam-jam demi sepiring makanan, yang tidak semua kebagian.
Sahabat… bayangkan manisnya senyum anak-anak palestina jika mereka sudah bisa bermain dengan teman sebayanya, tidak ada lagi suara ambulance dan tangisan kehilangan. Sesungguhnya Palestina adalah tanah suci yang menjunjung toleransi berbagai agama. Damai sekali bukan?
 
Jangan lelah, Teruslah berisik demi kemerdekaan saudara kita di Palestina.
Doa dan bantuan terbaik dari bapak/ibu sangat membantu meringankan warga Palestina. Mari bersama BANTU JAGA PALESTINA!
 
Bagikan
30 Agustus 2024
Hampir Karam. Apakabar Gaza? 😭💔

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Sahabat Baik 😊

Hampir 12 bulan sejak serangan 07 Oktober 2023 lalu, bukan hal yang patut dirayakan tapi harus segera diberhentikan.

Di tengah banyaknya isu dunia yang mencoba mengalihkan perhatian kita terhadap Gaza-Palestina. Mereka masih berjuang untuk merdeka dari penjajah Zionis Israel dan berjuang bertahan hidup.

Genosida yang hilangkan nyawa tak berdosa lebih dari 40.602 jiwa dengan 93.855 orang luka-luka yang harus segera mendapatkan perawatan medis. Belum lagi mereka yang hilang dan dipenjarakan tanpa manusiawi.

90% warga Gaza harus harus bertempur dengan perihnya menahan lapar dan haus setiap hari. Anak-anak harus meninggal karena gizi buruk dan terjangkit penyakit menular.

Jutaan bantuan yang masuk pun masih tertahan diluar Gaza, belum lagi sebagian besar akses jalan rusak sehingga menyulitkan armada bantuan masuk dengan maksimal. Apalagi dalam beberapa bulan mendatang musim hujan diperkirakan akan datang.

Sahabat, kebayang tidak bagaimana keadaan mereka kedepan jika Genosida dan blokade bantuan masih terus berlanjut? 😭💔

Kita semua rindu akan senyum dan tawa mereka. Entah kapan kebebasan itu akan datang, jangan lengah dampingi para penjaga tanah suci dengan KUATKAN PALESTINA!

Bagikan
12 Juli 2024
Alhamdulillah, Medical Point Kini Berdiri di Gaza Utara

Assalamualaikum Warahmatullah Wabaarakatuh Sahabat Baik 

Sahabat baik masih kah kita bisa berpaling dari penderitaan mereka?

Serangan belum berhenti hingga kini, korban tak berdosa semakin bertambah setiap harinya. Hingga 11 Juli 2024, lebih dari 38.917 jiwa menjadi syuhada.

Di tengah kesulitan akses bantuan, segala ikhtiar mengirim bantuan tak pernah berhenti begitu saja. 

Alhamdulillah pada Rabu (26/06/2024) lalu Dompet Dhuafa berhasil mendirikan Medical Point atau rumah sakit darurat setelah banyak tantangan dan perizinan yang begitu ketat.

Lebih dari 93.595 jiwa mengalami luka-luka dan segera membutuhkan penanganan medis. Tak hanya luka-luka, menurut WHO puluhan ribu kasus juga menyerang tempat pengungsian seperti : infeksi saluran pernapasan atas, diare, kutu, kudis, cacar air, ruam kulit, dan meningitis.

Tumpukan sampah dan genangan air terlihat di hampir setiap sudut kota. Sementara itu, keluarga-keluarga pengungsi mengatakan bahwa mereka menderita karena merebaknya penyakit, terutama di kalangan anak-anak. Kehadiran Medical Point ini untuk melayani kesehatan masyarakat Palestina karena lumpuhnya fasilitas kesehatan, khususnya di Gaza Utara dan InsyaAllah akan beroperasi dalam 1-2 bulan ke depan.

Alhamdulillah, berkat kebaikan para donatur, Medical Point akan dilengkapi dengan kontainer untuk layanan obgyn. Untuk tenaga medis di Medical Point sendiri terdapat empat dokter, delapan perawat, ambulans serta tim paramedis.

Tentu, ribuan bahkan jutaan dukungan dari Sahabat terus mereka harapkan. Yuk, kuatkan perjuangan mereka hingga merdeka. BANTU PALESTINA

 

Bagikan
Donatur136327
Anonim
10 Juni 2026
Donasi
Rp 25.000
Semoga donasi ini bisa menjadi berkah untuk rakyat palestina, diri saya pribadi, dan untuk orang" yang saya sayangi
Bagikan
Anonim
10 Juni 2026
Donasi
Rp 50.000
Bagikan
Hamba Allah
10 Juni 2026
Donasi
Rp 20.000
Bagikan
Anonim
10 Juni 2026
Donasi
Rp 200.000
Semoga bermanfaat
Bagikan
DS
10 Juni 2026
Donasi
Rp 100.000
Bagikan
Dana
10 Juni 2026
Donasi
Rp 20.000
Allahuakbar. Free Palestin
Bagikan
Anonim
10 Juni 2026
Donasi
Rp 100.000
Bagikan
Abidin
10 Juni 2026
Donasi
Rp 50.000
Semoga Allah melindungi saudaraku di palestina dari kedzaliman orang kafir
Bagikan
Anonim
10 Juni 2026
Donasi
Rp 150.000
Bagikan
Anonim
09 Juni 2026
Donasi
Rp 100.000
Bagikan
fa
09 Juni 2026
Donasi
Rp 20.000
Bagikan
Anonim
09 Juni 2026
Donasi
Rp 50.000
Bagikan
Hery Ardianto
09 Juni 2026
Donasi
Rp 20.000
Bagikan
Anonim
09 Juni 2026
Donasi
Rp 10.000
Robbi innii limaa anzalta ilayya min khoirin faqir
Bagikan
Anonim
09 Juni 2026
Donasi
Rp 25.000
Bagikan
Anonim
09 Juni 2026
Donasi
Rp 10.000
Bagikan
Anonim
09 Juni 2026
Donasi
Rp 10.000
Bagikan
Muhamad herlambang bahari
09 Juni 2026
Donasi
Rp 10.000
Semoga cepet dapet kerjaan baru yg lebih baik, dan disembuhkan penyakit penyakit orang tua dan istri
Bagikan
Siti Choiriyah binti Hilaludin
09 Juni 2026
Donasi
Rp 20.000
Ya Allah Yaa Syifaa' angkat penyakit Siti Choiriyah binti Hilaludin, sehatkan badannya izin dia kembali berkumpul bersama keluarganya, panjangkan umurnya Rabb, wahai Dzat Yang Maha Mendengar dan Mengabulkan, kabulkan doa kami
Bagikan
Sarti binti Sadeli
09 Juni 2026
Donasi
Rp 10.000
Ya Allah.... Kabulkanlah doa, hajat dan ikhtiar kami
Bagikan
Anonim
09 Juni 2026
Donasi
Rp 50.000
Bagikan
Anonim
09 Juni 2026
Donasi
Rp 20.000
Bagikan
Anonim
09 Juni 2026
Donasi
Rp 10.000
Bagikan
Anonim
09 Juni 2026
Donasi
Rp 25.000
Bagikan
Anonim
09 Juni 2026
Donasi
Rp 20.000
Bagikan
Anonim
09 Juni 2026
Donasi
Rp 25.000
Bagikan
Anonim
09 Juni 2026
Donasi
Rp 20.000
Bagikan
Anonim
09 Juni 2026
Donasi
Rp 10.000
Bagikan
Anonim
09 Juni 2026
Donasi
Rp 50.000
Bagikan
Anonim
09 Juni 2026
Donasi
Rp 50.000
Bagikan
Kurnia
09 Juni 2026
Donasi
Rp 500.000
Bagikan
Anonim
09 Juni 2026
Donasi
Rp 10.000
Bagikan
Siti Choiriyah
09 Juni 2026
Donasi
Rp 50.000
Ya Allah yaa syifaa', wahai Dzat Yang Maha Menyembuhkan, sembuhkan Siti Choiriyah binti Hilaludin, izinkan ia berkumpul kembali dengan anak-anak dan cucunya dalam keadaan sehat dan bahagia, beri kami kesempatan Rabb
Bagikan
Anonim
09 Juni 2026
Donasi
Rp 20.000
Ya Allah lindungilah saudara-saudari kami yang berada di Palestine#FREEPALESTINE🇵🇸🇵🇸#SAVEPALESTINE🇵🇸🇵🇸#ALLEYESSONRAFAH🇵🇸🇵🇸
Bagikan
Anonim
09 Juni 2026
Donasi
Rp 10.000
maaf yaa aku baru punya segini…, Insya Allah kita semua selalu dalam lindungan Allah di dunia maupun di akhirat🤍
Bagikan
Hamba Allah
09 Juni 2026
Donasi
Rp 20.000
Bagikan
Anonim
09 Juni 2026
Donasi
Rp 300.000
Ya Allah jadikan bantuan ini sebagai bekal kami di akhirat nanti.
Bagikan
Anonim
09 Juni 2026
Donasi
Rp 20.000
Bismillahirrahmanirrahim
Bagikan
Anonim
08 Juni 2026
Donasi
Rp 50.000
Bagikan
Herjanto Janawisuta
08 Juni 2026
Donasi
Rp 50.000
Bagikan
Anonim
08 Juni 2026
Donasi
Rp 100.000
Bagikan
Anonim
08 Juni 2026
Donasi
Rp 20.000
ya Allah semoga anak2 palestina baik baik saja ya Allah, lindungi lah mereka dan cukupkan lah segala kebutuhan mereka ya Allah amin ya Allah amin ya Rabbal alamin
Bagikan
Anonim
08 Juni 2026
Donasi
Rp 10.000
Bagikan
Ridwan
08 Juni 2026
Donasi
Rp 100.000
Free Palestine
Bagikan
Anonim
08 Juni 2026
Donasi
Rp 10.000
Bagikan
Anonim
08 Juni 2026
Donasi
Rp 10.000
bismillah
Bagikan
Anonim
08 Juni 2026
Donasi
Rp 100.000
Semoga berkah aamiin
Bagikan
Anonim
08 Juni 2026
Donasi
Rp 20.000
Bagikan
Ami
08 Juni 2026
Donasi
Rp 50.000
Bagikan
Anonim
08 Juni 2026
Donasi
Rp 10.000
Robbi innii limaa anzalta ilayya min khoirin faqir
Bagikan
Fahmi
08 Juni 2026
Donasi
Rp 10.000
Berkah dan barokah bermanfaat
Bagikan
Iwa Nugraha Nugraha
08 Juni 2026
Donasi
Rp 23.100
Bagikan
Sarti binti Sadeli
08 Juni 2026
Donasi
Rp 10.000
Ya Allah... Kabulkanlah hajat, doa dan ikhtiar kami.. Aamiin YRA
Bagikan
Anonim
08 Juni 2026
Donasi
Rp 10.000
Bagikan
Anonim
08 Juni 2026
Donasi
Rp 500.000
Mohon doanya saya dan keluarga diberi kesehatan, kemudahan dan keberkahan rejeki, kelurgq kami sakinah mawadah warrahmah, putri putri kami sehat dan solehah serta dimudahkan, dilancarkan dan diberi perlindungan kami dalam melaksanakan pekerjaan dan diberi keselamatan oleh Allah SWT. Dan semoga saya dapat rotasi atau promosi ke tempat kerja dekat keluarga/jawa ( tempat yg terbaik), diberi kelancaran, kemudahan dalam berkarir dan selalu dalam bimbingan dan lindungan Allah SWT
Bagikan
Anonim
08 Juni 2026
Donasi
Rp 10.000
Bagikan
Anonim
08 Juni 2026
Donasi
Rp 20.000
Bagikan
Anonim
08 Juni 2026
Donasi
Rp 25.000
Bagikan
Anonim
08 Juni 2026
Donasi
Rp 100.000
Bismillah
Bagikan
Meisanti
08 Juni 2026
Donasi
Rp 10.000
Bagikan
Anonim
08 Juni 2026
Donasi
Rp 50.000
Bagikan
Anonim
08 Juni 2026
Donasi
Rp 20.000
Bagikan
Anonim
08 Juni 2026
Donasi
Rp 100.000
FREE PALESTINE 🇵🇸🇵🇸🇵🇸🇵🇸🇵🇸
Bagikan
Hadi Meinardi
08 Juni 2026
Donasi
Rp 50.000
Bagikan
Anonim
08 Juni 2026
Donasi
Rp 20.000
Bagikan
Anonim
08 Juni 2026
Donasi
Rp 1.000.000
Bagikan
misni novasari
08 Juni 2026
Donasi
Rp 100.000
diberikan kesehatan jasmani dan rohani dan diberkahi rezekinya
Bagikan
Anonim
08 Juni 2026
Donasi
Rp 200.000
Kalian tidak pernah sendirian. Doa dan dukungan terbaik dari lubuk hati terdalam selalu mengalir untuk saudara-saudaraku di Gaza
Bagikan
Ice Rosmiati
08 Juni 2026
Donasi
Rp 1.000.000
Semoga Allah segera memberikan kemerdekaan untuk Palestina
Bagikan
Anonim
08 Juni 2026
Donasi
Rp 61.000
Bagikan
Anonim
08 Juni 2026
Donasi
Rp 15.000
Bagikan
SELURUH MAHLUK SEMUANYA
08 Juni 2026
Donasi
Rp 10.000
Bagikan
Heri wobowo
08 Juni 2026
Donasi
Rp 300.000
Bagikan
Ahmad Nabries
08 Juni 2026
Donasi
Rp 50.000
Bagikan
Jibril Azhim
08 Juni 2026
Donasi
Rp 500.000
Berkah kesehatan dan kebaikan
Bagikan
Andi Fitrah
08 Juni 2026
Donasi
Rp 50.000
Bagikan
Rivaldi
08 Juni 2026
Donasi
Rp 50.000
Bagikan
Nurul
04 Juni 2026
Donasi
Rp 20.000
Bagikan
Anonim
08 Juni 2026
Donasi
Rp 50.000
Mohon doakan (antara lain) utk kesembuhan saya
Bagikan
Sutrisno
08 Juni 2026
Donasi
Rp 100.000
Semoga warga Palestina diberikan keselamatan.. Aamiin..
Bagikan
Anonim
08 Juni 2026
Donasi
Rp 25.000
semoga bermanfaat
Bagikan
Anonim
08 Juni 2026
Donasi
Rp 10.000
Semoga donasi ini bisa menjadi berkah untuk rakyat palestina, diri saya pribadi, dan untuk orang-orang yang saya sayangi
Bagikan
Anonim
08 Juni 2026
Donasi
Rp 50.000
Keinginan dan cita citaku dan keluargaku semoga tercapai semua. Free palestine, saveIndonesia, ganti presiden dan antek2nya. Aamiin.
Bagikan
Anonim
07 Juni 2026
Donasi
Rp 10.000
Bagikan
Anonim
08 Juni 2026
Donasi
Rp 150.000
Bagikan
Anonim
08 Juni 2026
Donasi
Rp 10.000
Bismillah
Bagikan
Anonim
08 Juni 2026
Donasi
Rp 20.000
Bagikan
Anonim
07 Juni 2026
Donasi
Rp 50.000
Bagikan
Anonim
07 Juni 2026
Donasi
Rp 50.000
Bagikan
Nurhidayati
07 Juni 2026
Donasi
Rp 15.000
Bagikan
palestinekuat
07 Juni 2026
Donasi
Rp 500.000
Bagikan
Anonim
07 Juni 2026
Donasi
Rp 875.000
Bagikan
Ridwan
07 Juni 2026
Donasi
Rp 100.000
Free palestine
Bagikan
Asih binti Asmar
07 Juni 2026
Donasi
Rp 25.000
Bagikan
Anonim
07 Juni 2026
Donasi
Rp 10.000
Bagikan
Anonim
07 Juni 2026
Donasi
Rp 10.000
Robbi innii limaa anzalta ilayya min khoirin faqir
Bagikan
Anonim
07 Juni 2026
Donasi
Rp 500.000
Bagikan
Anonim
07 Juni 2026
Donasi
Rp 50.000
Bagikan
Manusia Biasa
07 Juni 2026
Donasi
Rp 10.000
Bagikan
Sarti binti Sadeli
07 Juni 2026
Donasi
Rp 10.000
Ya Allah.. Kabulkan lah hajat, doa dan ikhtiar kami.. Aamiin YRA
Bagikan
Affiliate Fundraiser10
Bantu Campaign ini dengan menjadi Fundraiser JADI FUNDRAISER
Hudane Sukses
Total Donasi
Rp 2.410.000
Bantu Kuatkan Saudara Palestina
Telah mengajak 18 orang berdonasi
Rohmat M nor
Total Donasi
Rp 7.390.000
Donasi Darurat Gaza
Telah mengajak 44 orang berdonasi
Kiki Dwi Rahayu
Total Donasi
Rp 1.615.000
Satukan Solidaritas bantu Palestina
Telah mengajak 11 orang berdonasi
VIRALINDO TV
Total Donasi
Rp 4.353.000
DARURAT PALESTINE PERLU BANTUAN
Telah mengajak 25 orang berdonasi
SUKI HARTINA
Total Donasi
Rp 1.352.000
DONASI BERSAMA SUKI UNTUK PALESTINA
Telah mengajak 13 orang berdonasi
Nevana Rescue
Total Donasi
Rp 1.530.000
Bangkit bersama membantu palestina
Telah mengajak 16 orang berdonasi
Irwan Syukron
Total Donasi
Rp 2.699.000
Warga Pulo Gadel Peduli Palestina
Telah mengajak 20 orang berdonasi
Erikc
Total Donasi
Rp 1.950.000
BANTU JUTAAN MUSLIM PALESTINA
Telah mengajak 19 orang berdonasi
SAI INDONESIA
Total Donasi
Rp 2.027.239
SAI INA For Palestine
Telah mengajak 27 orang berdonasi
Pemuda Kahfi
Total Donasi
Rp 2.911.320
Dari Indonesia Untuk Palestina
Telah mengajak 20 orang berdonasi
DONASI SEKARANG
Dompet Dhuafa
  • Donasi
  • Zakat
  • Sedekah
  • Wakaf
  • Kurban
  • Mitra Kami
Tentang
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kisah Kasih
  • Kebijakan Privacy
  • Syarat & Ketentuan
  • Laporan Publik
  • Whistleblowing System
Sertifikasi Manajemen
Ikuti Kami
© Dompet Dhuafa