
Ditelantarkan Suami Selingkuh, Ibu 4 Anak Kini Kritis Karena Sakit Jantung!
Dompet Dhuafa Riau SUAMI SELINGKUH, DITIPU HINGGA BANGKRUT, 4 ANAK PUTUS SEKOLAH, JADI SINGLE MOM & KINI KRITIS KARENA SAKIT JANTUNG!
“Mama.. mama kuat ya, jangan tinggalin kami ya? Kami gak punya siapa-siapa lagi selain mama.. Ya Allah, kami mohon buat mama bertahan agar bisa hidup bersama kami..”

Takdir getir bak bertubi-tubi hadir menimpa hidup Bu Putri dan 4 anaknya yang masih usia sekolah. Merantau dari Riau ke Bogor mendampingi kepala keluarga malah jadi awal petaka. Tega bukan main, suaminya selingkuh dan memilih pisah tinggalkan anak-anak yang kehilangan sosok ayahnya. Pedihnya, sang ayah memutus hubungan, semua nomor diblokir dan tak bertanggung jawab atas anak-anaknya.
Terseok-seok Bu Putri berdiri sendiri pasca jadi ibu tunggal. Ia harus menafkahi 4 anaknya sendirian, menjamin pendidikan, sewa rumah, hingga keperluan sehari-hari. Nasib kian tragis kala Bu Putri ditipu 3x oleh rekannya hingga bangkrut! Penghasilan nihil, modal ludes, anak-anak putus sekolah hingga stress membuat kesehatan Bu Putri menurun. Ia tak punya siapa-siapa lagi kecuali 4 anaknya.

Kian pilu, diiming-imingi pekerjaan, Bu Putri kembali ditipu temannya. Hingga luntang-lantung dengan keempat anaknya yang terpaksa putus sekolah, sebab tak ada biaya yang tersisa. Beruntung, Bu Putri saat itu dibantu supir travel, diarahkan menyewa rumah sederhana untuk sementara ditinggali. Terhimpit biaya sejak hasil jualan baju-baju bekas habis, untuk makan pun kini menunggu pemberian tetangga, sepiring nasi untuk semua anggota keluarga, tak jarang Bu Putri memberikan bagiannya untuk anak-anaknya.

Nahas! Kondisi Bu Putri kian memburuk, seringkali sakit dada dan sesak mendera. Kian tak terkendali sejak demam menyerang, kuku jari dan tangan serta bibir membiru. Saturasinya sangat rendah sentuh angka 42. Tragis! Ternyata organ vital jantungnya alami kerusakan. Operasi tak bisa dilakukan sebab PH jantung sangat tinggi, hingga Bu Putri harus dilarikan ke ruang CVCU (Cardiovascular Care Unit), tempat khusus menangani pasien jantung.

Nadya yang baru saja menginjak usia 17 tahun mau tak mau menjadi wali sang mama. Bolak-balik Rumah Sakit dan kontrakan untuk jaga adik-adiknya. Baginya, takdir pahit ini jadi trauma besar. Di tangga Rumah Sakit, tangisnya pecah kala tau kondisi mamanya tak baik dan Nadya serta adik-adiknya terancam sosok ibu, satu-satunya orang tua yang perjuangkan kehidupannya.

Tangis laranya menggema di lorong dan tangga RS, tak sanggup menghadapi ujian yang bertubi-tubi menyiksa, apalagi kali ini ia harus melunasi pengobatan ibunya yang capai puluhan juta. Jangankan untuk pengobatan, untuk sehari-hari makan saja dibantu tetangga. Kini, hanya doa lirih mengharap pertolongan Allah satu-satunya cara yang bisa ia lakukan.
sungguh berat beban yang dipikul keluarga Bu Putri. Bantu ringankan bebannya dengan bantu selamatkan Bu Putri dari ganasnya penyakit jantung dengan KLIK DONASI SEKARANG
Bantuan Biaya Pengobatan Ibu Putri Telah Tersalurkan
Alhamdulillah donasi bantuan yg bapak/ibu tunaikan telah disalurkan kepada Ibu Putri. Bantuan ini nantinya akan digunakan ibu Putri untuk kebutuhan pengobatan serta kebutuhan harian beliau dan keluarga.

Beliau menyampaikan terimakasih banyak kepada seluruh para donatur yg telah membantu beliau dan keluarganya. Semoga apa yg bapak/ibu berikan menjadi pahala jariah serta menjadikannya sebagai pelapang rezeki serta memudahkan segala urusan Bapak/Ibu Donatur.

