
๐จURGENT ๐จ Gaza Tanpa Masjid, Dimana Mereka Bersujud?
Dompet Dhuafa Malam itu, 25 Maret 2025, Gaza kembali dilanda serangan.
Langit yang seharusnya dihiasi cahaya bulan Ramadhan justru diterangi api dari rudal yang menghancurkan rumah-rumah, masjid, dan sekolah. Dalam tiga hari saja, lebih dari 592 warga Palestina syahid dan ratusan lainnya luka-luka. Masjid-masjid yang menjadi tempat ibadah dan perlindungan kini hanya tersisa puing-puing. 815 masjid hancur total, 151 lainnya mengalami kerusakan parah.
Di Gaza, masjid yang dulu menjadi tempat ibadah dan perlindungan kini hanya tersisa puing-puing. Serangan terbaru pada 25 Maret 2025 kembali menghancurkan rumah-rumah, sekolah, dan masjid. Dalam tiga hari saja, lebih dari 592 warga Palestina syahid dan ratusan lainnya luka-luka. Di antaranya adalah Masjid Al-Omari, Al-Farooq, Al-Sousi, Al-Khulafa Al-Rashidin, dan Al-Rahma, yang dulu menjadi simbol sejarah Islam di Gaza. Kini, semua itu hanya tersisa debu.

Lalu, di mana mereka shalat ?
Saat adzan berkumandang, mereka tak lagi punya masjid untuk bersujud. Sebagian shalat di antara puing-puing, beralaskan tanah yang masih dipenuhi serpihan kaca dan batu. Sebagian lain shalat di tenda pengungsian, dengan suara dentuman bom menggantikan ketenangan malam Ramadhan. Anak-anak yang dulu menghafal Al-Qur’an di masjid, kini membaca di bawah langit terbuka, tanpa dinding, tanpa atap. Bayangkan jika kita yang kehilangan tempat ibadah, rumah, dan keluarga dalam hitungan detik.
ุงููููููู ูู ุงุดููู ู ูุฑูุถูุงููู ู ููุชูููุจูููู ุดูููุฏูุงุกูููู ู
Allahummashfi mardahum wa taqabbal syuhada'ahum.
"Ya Allah, sembuhkan yang terluka dan terimalah mereka yang syahid."
Sama-sama, ayo bangun kembali rumah Allah di Gaza, bangun kembali peradaban Islam di Gaza dengan Sedekah Terbaik Bangun Masjid Darurat di Palestina. Klik DONASI SEKARANG!

