
Wakaf Sumur Bor untuk Masjid dan Warga Di Pelosok Jawa Tengah
Dompet Dhuafa Jawa Tengah 
Air sangat dibutuhkan untuk berwudhu sebelum melaksanakan sholat lima waktu, membersihkan area mushola, serta mendukung kegiatan ibadah lainnya seperti pengajian, majelis taklim, dan perayaan hari besar Islam. Kondisi ini membuat para jamaah sering kali harus membawa air sendiri dari rumah yang jaraknya cukup jauh atau menunggu bantuan air dari pihak lain. Situasi ini jelas menyulitkan, terutama bagi lansia dan anak-anak yang ikut serta dalam kegiatan ibadah.

Setiap musim kemarau tiba, desa ini selalu dilanda krisis air bersih yang sangat mengkhawatirkan. Masyarakat terpaksa berjuang keras untuk mendapatkan air guna memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti minum, masak, mandi, dan berwudhu.
Selama ini, warga hanya mengandalkan sumur resapan tadah hujan dengan kedalaman sekitar 15 meter. Sumur-sumur ini menampung air dari curah hujan yang turun. Namun, ketika musim kemarau tiba dan hujan tidak kunjung turun, air di sumur tersebut segera mengering. Akibatnya, warga harus membeli air dengan harga yang cukup mahal atau bergantung pada bantuan air bersih dari lembaga-lembaga sosial yang peduli.

Krisis air yang berkepanjangan ini tidak hanya berdampak pada kegiatan ibadah, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat karena keterbatasan air bersih untuk memasak, mencuci, dan kebutuhan sanitasi lainnya. Beban ini dirasakan semakin berat karena kondisi ekonomi warga yang mayoritas bekerja sebagai petani dengan penghasilan yang tidak menentu, terutama saat musim kemarau tiba. Sawah-sawah yang mengering menyebabkan panen sering gagal, sehingga pendapatan warga semakin berkurang. Sementara itu, kebutuhan akan air bersih justru semakin meningkat.

Melihat kondisi ini, warga Desa Beganjing sangat berharap adanya bantuan sumur bor. Sumur bor dengan kedalaman yang lebih memadai diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis air yang terjadi setiap tahun. Dengan adanya sumur bor, tidak hanya kebutuhan air bersih mushola yang bisa terpenuhi, tetapi juga kebutuhan sehari-hari warga sekitar.

Harapan kami, sumur bor ini nantinya tidak hanya bermanfaat untuk mushola saja, tetapi juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Dengan kapasitas air yang mencukupi, warga dapat mengakses air bersih secara gratis atau dengan biaya yang sangat terjangkau, sehingga meringankan beban ekonomi mereka. Selain itu, adanya sumber air yang layak juga diharapkan dapat memperbaiki kualitas hidup masyarakat, meningkatkan kesehatan, dan mendukung produktivitas mereka sehari-hari.
Kami sangat berharap agar ajuan sumur bor ini dapat segera terealisasi. Besar harapan kami, keberadaan sumur bor ini nantinya bisa menjadi sumber air yang berkah bagi seluruh warga Desa Beganjing dan mendukung mereka dalam menjalankan aktivitas sehari-hari serta ibadah dengan lebih tenang dan nyaman.
Semoga ikhtiar ini mendapatkan ridha Allah SWT dan membawa manfaat yang besar bagi para jamaah serta warga sekitar. Aamiin. 🙏
Alhamdulillah! Sumur Bor Baru Hadir untuk Santri Pondok Pesantren
Kabar bahagia hadir dari program Wakaf Sumur untuk Kehidupan.
Alhamdulillah, berkat doa dan dukungan saudara, kini santri di Pondok Pesantren Ngluwar, Magelang, Jawa Tengah telah memiliki sumur bor baru yang lebih bersih dan layak.

Sebelumnya, sumber air utama yang digunakan sehari-hari oleh para santri berada di sekitar area yang kurang higienis karena dikelilingi septitank warga. Kini, dengan hadirnya sumur bor baru dari Dompet Dhuafa Jawa Tengah bekerja sama dengan Bank Indonesia, para santri bisa menikmati air bersih untuk kebutuhan sehari-hari dengan lebih tenang dan sehat.
Terima kasih atas setiap doa, sedekah, dan wakaf yang Anda titipkan melalui program ini. Semoga setiap tetes air yang mengalir menjadi pahala jariyah yang tak putus untuk kita semua.
Mari terus dukung program kebaikan seperti ini agar semakin banyak saudara kita yang terbantu.
Santri di Pondok Al Fatihah sudah bisa Merasakan Air Bersih
Pondok Al Fatihah sebenarnya telah memiliki sumur bor, namun sayangnya air yang dihasilkan tidak layak konsumsi karena kondisinya keruh dan berbau asin.
Alhamdulillah kini Santri Pondok Al Fatihah Kec, Kaliwungu, Kab. Kendal sudah bisa merasakan Air Bersih berkat doa dan donasi saudara.

Akhirnya Sumur Bor yang ditunggu Sudah Bisa di Rasakan Warga
“Program sumur wakaf ini merupakan salah satu dari banyak program kebaikan yang dijalankan Dompet Dhuafa bersama Bank Indonesia. Kami berharap hubungan baik ini terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” ujar Zaini Tafrikhan.

Sementara itu, Ibu Sara dari Bank Indonesia turut menyampaikan kesan mendalam atas antusiasme masyarakat. “Kami merasa terharu dengan sambutan warga yang begitu tulus. Makanan hasil olahan Ibu-Ibu warga dan lantunan sholawat menjadi tanda kebahagiaan yang luar biasa. Kami berharap fasilitas ini bisa dijaga dan dimanfaatkan sebaik mungkin.”

Ungkapan terima kasih juga datang dari Awang, salah satu warga yang merasakan langsung manfaat sumur wakaf ini “Kami sangat berterima kasih atas perhatian Bank Indonesia dan Dompet Dhuafa. Sumur ini tidak hanya bermanfaat sehari dua hari, tapi akan terus memberi manfaat bagi generasi mendatang.”

Kabar Baik! Sumur Bor di Desa ini Mulai Dikerjakan :)
Alhamdulillah, izinkan kami berbagi kabar gembira. Berkat doa dan dukungan dari Sahabat, pelaksanaan sumur bor di Desa Pelosok Jawa Tengah kini telah dimulai!


Sedang dilakukan pengerjaan pembuatan sumur bor dengan target kedalaman 40 M di Mushola yang terletak di Desa Beganjing Kecamatan Japah Kab Blora, Jawa Tengah
